Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 10:46 WIB
Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal
Donald Trump (rollingstone)
baca 10 detik
  • PM Italia Giorgia Meloni mengecam serangan verbal Donald Trump terhadap Paus Leo XIV.

  • Paus Leo XIV menegaskan tidak takut pada Trump dan tetap menyuarakan perdamaian Iran.

  • Donald Trump menolak meminta maaf dan menuduh Paus bersikap lemah terhadap isu kriminalitas.

Suara.com - Serangan verbal Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Paus Leo XIV kini memicu gelombang kecaman internasional yang sangat masif.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni secara resmi menyatakan bahwa pernyataan Trump terhadap pemimpin tertinggi Katolik tersebut tidak bisa ditoleransi.

Dikutip dari BBC, langkah Meloni ini mengejutkan banyak pihak mengingat statusnya sebagai sekutu politik sayap kanan yang biasanya sangat dekat dengan Trump.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terkait rakyat Iran dalam acara penggalangan dana Partai Republik di Washington, 25 Maret 2026. [Tangkap layar X]
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terkait rakyat Iran dalam acara penggalangan dana Partai Republik di Washington, 25 Maret 2026. [Tangkap layar X]

Kritik tajam ini muncul setelah Trump menuduh Paus bersikap lembek terhadap angka kriminalitas dan memiliki kebijakan luar negeri yang sangat buruk.

Trump bahkan secara provokatif menyebut dirinya tidak menyukai figur Paus Leo XIV dalam pernyataannya kepada awak media baru-baru ini.

"Paus adalah kepala Gereja Katolik, dan adalah hal yang benar serta normal baginya untuk menyerukan perdamaian dan mengutuk segala bentuk perang," ujar Meloni dalam pernyataan resminya.

Pernyataan tegas ini sekaligus menjawab tekanan dari partai oposisi Italia yang menganggap Meloni terlalu lambat merespons penghinaan terhadap Vatikan.

Matteo Salvini selaku mitra koalisi Meloni juga sepakat bahwa menyerang figur Paus bukanlah sebuah tindakan yang cerdas secara politik.

"Menyerang Paus... tampaknya bukan hal yang berguna atau cerdas untuk dilakukan," tegas pemimpin partai populis League tersebut dengan nada menyindir.

baca juga

Sikap Meloni mencerminkan upaya menjaga kedaulatan moral Gereja Katolik di tengah tekanan politik luar negeri Amerika Serikat yang agresif.

Respon Tenang Paus Leo XIV Dari Atas Pesawat

Di tengah hiruk-pikuk serangan Trump, Paus Leo XIV memilih untuk tetap konsisten menyuarakan pesan perdamaian bagi dunia internasional.

Dalam perjalanan menuju Aljazair, Paus menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ketakutan sedikit pun terhadap tekanan pemerintahan Donald Trump saat ini.

Pemimpin umat Katolik sedunia itu bersikeras akan terus mengkritik eskalasi militer dan perang yang menghancurkan peradaban manusia di wilayah Iran.

Paus Leo XIV memandang ancaman Trump untuk menghancurkan peradaban Iran sebagai sebuah tindakan yang benar-benar tidak bisa diterima secara kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?

Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:38 WIB

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:26 WIB

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×