Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
Selat Hormuz (BBC)
baca 10 detik
  • Geografi Selat Hormuz memberikan Iran keunggulan strategis untuk melawan blokade ekonomi Amerika Serikat.

  • Penurunan drastis lalu lintas kapal terjadi akibat risiko ranjau dan serangan rudal pesisir.

  • Perusahaan pelayaran internasional memilih menghindari selat hingga ada jaminan keamanan yang benar-benar solid.

Suara.com - Garis pantai yang curam dan posisi strategis membuat Iran tetap mendominasi Selat Hormuz meski di bawah tekanan besar.

Upaya Amerika Serikat menutup akses pelabuhan Iran justru dibalas dengan penguatan kontrol fisik pada jalur distribusi energi global.

Dikutip dari Washington Post, ketegangan ini meningkat drastis setelah wacana gencatan senjata selama dua minggu gagal memberikan kepastian keamanan navigasi laut.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Kondisi geografis yang unik memungkinkan Teheran untuk terus mendikte siapa saja yang boleh melintasi wilayah perairan tersebut.

Bahkan tanpa kekuatan armada laut konvensional yang setara, Iran mampu menciptakan zona larangan melintas melalui taktik gerilya laut.

Hanya segelintir kapal yang berani melintas setiap harinya dibandingkan dengan kondisi normal sebelum pecahnya konflik bersenjata ini.

Data menunjukkan penurunan drastis aktivitas pelayaran dari ratusan kapal menjadi angka satuan akibat tingginya risiko serangan ranjau.

“De facto, gencatan senjata tidak melakukan apa pun untuk mengubah situasi [di selat]. Tidak ada sama sekali,” kata Lars Jensen dari Vespucci Maritime.

Ketakutan akan serangan mendadak menjadi faktor utama yang melumpuhkan nadi perdagangan minyak dan gas alam cair dunia.

baca juga

Hormuz memegang peranan krusial karena mengalirkan sekitar 20 persen konsumsi minyak mentah global setiap harinya ke pasar internasional.

Keuntungan Medan Tempur bagi Teheran

Kedalaman air yang dangkal memaksa kapal raksasa masuk ke jalur sempit yang sangat mudah dipantau oleh radar darat.

Posisi ini membuat kapal tanker berukuran masif menjadi sasaran empuk bagi unit-unit kecil angkatan laut yang bergerak lincah.

Selain faktor teknis pelayaran, ancaman psikologis dari keberadaan ranjau laut yang tersebar secara acak menghambat proses evakuasi.

“Ranjau adalah masalah psikologis sekaligus masalah nyata,” ujar Frank Galgano, seorang profesor geografi dari Villanova University.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Terkini

Mayangsari Comeback! Sempat Ajak Rian D'Masiv Berantem Gegara Judul Lagu Selama Kita Bersama

Mayangsari Comeback! Sempat Ajak Rian D'Masiv Berantem Gegara Judul Lagu Selama Kita Bersama

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun

Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Anime Adaptasi Webtoon The Boxer Bagikan PV, Ungkap 4 Pengisi Suara Utama

Anime Adaptasi Webtoon The Boxer Bagikan PV, Ungkap 4 Pengisi Suara Utama

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang

Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:25 WIB

PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia

PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:19 WIB

KPK Benarkan OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KPK Benarkan OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Jelang Nataru, KAI Percepat Perbaikan Plafon dan Renovasi Toilet Stasiun Gambir

Jelang Nataru, KAI Percepat Perbaikan Plafon dan Renovasi Toilet Stasiun Gambir

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:16 WIB

×