Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

M Nurhadi

Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump berencana melanjutkan negosiasi perdamaian dengan Iran di Pakistan dalam dua hari ke depan.
  • AS memberlakukan blokade maritim ketat terhadap pelabuhan Iran setelah pembicaraan sebelumnya gagal mencapai kesepakatan nuklir.
  • Konflik bersenjata sejak 28 Februari 2026 telah menelan 5.000 korban jiwa serta mengancam stabilitas ekonomi global.

Suara.com - Harapan untuk mengakhiri konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran kembali mengemuka. Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal bahwa negosiasi perdamaian dapat dilanjutkan di Pakistan dalam dua hari ke depan.

Langkah diplomasi ini diambil menyusul kolapsnya pembicaraan akhir pekan lalu yang memicu Washington untuk memberlakukan blokade ketat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pejabat dari Pakistan, Iran, dan negara-negara Teluk mengonfirmasi adanya peluang kembalinya tim perunding ke meja diplomasi.

Meski sumber senior dari Teheran menyebutkan tanggal pastinya belum ditetapkan, Trump menunjukkan optimisme tinggi.

"Sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan, dan kami lebih condong untuk menuju ke sana (Pakistan)," ujar Trump sebagaimana dikutip dari New York Post.

Sementara, laporan Reuters, Wakil Presiden AS, JD Vance, dalam sebuah acara di Georgia, mengungkapkan bahwa Presiden Trump bertekad menyusun sebuah "kesepakatan besar" (grand bargain) dengan Iran.

Namun, ia mengakui bahwa tingkat ketidakpercayaan antara kedua negara masih sangat tinggi.

"Masalah ini tidak akan selesai dalam semalam," tegas Vance.

Salah satu titik buntu utama adalah ambisi nuklir Iran. Washington mengusulkan penangguhan seluruh aktivitas nuklir selama 20 tahun, sementara Teheran hanya bersedia berhenti selama tiga hingga lima tahun.

baca juga

Selain itu, AS mendesak agar seluruh material nuklir yang telah diperkaya dipindahkan dari wilayah Iran. Meski demikian, pembicaraan jalur belakang dikabarkan mulai menunjukkan kemajuan dalam memperkecil perbedaan tersebut.

Komando Pusat AS (Centcom) melaporkan bahwa lebih dari selusin kapal perang AS telah dikerahkan untuk menjaga blokade maritim.

Dalam 24 jam pertama, dilaporkan tidak ada kapal yang berhasil menembus blokade menuju pelabuhan Iran, dan enam kapal dagang memilih putar balik.

Meskipun blokade ini memicu retorika keras dari Teheran, tanda-tanda berlanjutnya keterlibatan diplomatik memberikan sentimen positif bagi pasar energi.

Harga minyak dunia terpantau mereda hingga di bawah level US$ 100 per barel. Sejak perang pecah pada 28 Februari 2026, Iran secara efektif telah menutup Selat Hormuz, jalur krusial yang menyumbang porsi besar bagi pasokan minyak dan gas global. Hingga saat ini, konflik tersebut diperkirakan telah merenggut sekitar 5.000 jiwa.

Krisis ini memaksa Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas prospek pertumbuhan ekonomi global. IMF memperingatkan bahwa dunia berada di ambang resesi jika konflik terus memburuk dan harga minyak tetap bertahan di atas US$ 100 hingga tahun 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Terkini

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

×