Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Ruth Meliana

Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Suara.com - Konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel kini semakin memanas. Pertarungan kali ini bukan lagi sekedar perang senjata atau adu kecanggihan rudal dan teknologi nuklir.

Lebih dari itu, konflik telah berkembang menjadi adu strategi dan pengaruh, termasuk upaya Iran memblokade jalur perdagangan minyak dunia seperti Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pasokan minyak dan gas dunia.

Amerika tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut, banyak upaya yang telah dilakukan Washington agar Selat Hormuz dibuka agar negara-negara mitra AS mendapat pasokan minyak dunia.

Salah satunya dengan melakukan perundingan dengan Teheran di Islamabad, Paskistan pada 11 April 2026 belum lama ini.

Sayangnya, perundingan tersebut tidak membuahkan hasil. Teheran tetap menolak membuka Selat Hormouz dan menghentikan program uranium.

Kini, Presiden AS Donald Trump dengan tegas memerintahkan militernya memblokade Selat Hormuz mulai Senin, 13 April 2026.

Militer Iran lantas membalas, dengan mengeluarkan peringatan akan memblokade perdagangan melalui Laut Merah bersama dengan Teluk Persia dan Laut Oman. Ini bisa memicu tidak adanya aktivitas impor atau ekspor yang dilalui jalur tersebut.

Konflik geopolitik yang terjadi antara Iran dan AS tentu menjadi bahan perbincangan di mana-mana, termasuk media sosial.

Banyak dari mereka mempertanyakan soal Laut Merah dan Selat Hormuz, apa perbedaan dan perannya bagi stabilitas ekonomi global?

baca juga

Peran Strategis Laut Merah

Laut Merah dan Terusan Suez memiliki peran penting untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi banyak negara, dengan berbagai kepentingan strategis yang sangat besar.

Lokasi Laut Merah, terletak di antara benua Asia dan Afrika, memisahkan Timur Tengah serta Eropa dan Asia.

Posisi Laut Merah penting karena merupakan perbatasan alami antara pantai timur Afrika dan pantai barat Semenanjung Arab, juga jalur penting bagi transportasi minyak tanpa senjata melalui Bab el-Mandeb di Selatan hingga Terusan Suez.

Selain perdagangan, wilayah ini merupakan rute navigasi penting antara militer negara-negara dan basis global banyak negara, sehingga telah menjadi arena terjadinya konflik dan persaingan regional.

Banyak hasil tambang yang dihasilkan di kedalaman laut ini seperti seng, tembaga, perak, emas, dan mineral lainnya yaitu cadmium, kobalt, dan hidrokarbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×