Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Vania Rossa

Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB
Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini
Banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026) pagi. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi).
baca 10 detik
  • Permukiman warga di Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir setinggi satu meter lebih sejak Jumat pagi akibat hujan deras.
  • Warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing meskipun akses lingkungan terganggu akibat genangan air yang terus meningkat.
  • BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di pesisir utara Jakarta sepanjang tanggal 17 hingga 23 April.

Suara.com - Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter pada Jumat (17/4) pagi. Genangan air dilaporkan terus meningkat sejak dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam.

Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan ketinggian air pada pukul 06.00 WIB sudah mencapai sekitar 100 hingga 110 sentimeter dan masih menunjukkan tren kenaikan.

“Pagi ini sekitar satu meter lebih. Air mulai naik sejak sekitar pukul dua dini hari, kemungkinan besar karena hujan semalam,” kata Sanusi saat dikonfirmasi, mengutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir wilayah tersebut memang kerap diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi ini membuat genangan air sulit surut secara maksimal dan kembali meningkat saat hujan turun.

Banjir di kawasan Kebon Pala sendiri bukan kali pertama terjadi dalam sepekan terakhir. Pola hujan yang berulang menyebabkan wilayah ini kembali tergenang, terutama di titik-titik permukiman yang berada di dataran rendah.

Meski ketinggian air sudah mencapai lebih dari satu meter, hingga saat ini warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing. Sebagian warga mengungsi sementara ke lantai dua rumah mereka.

“Belum ada yang mengungsi. Warga masih bertahan di rumah, terutama di lantai dua. Kondisinya masih aman dan terkendali,” ujar Sanusi.

Namun demikian, banjir tersebut tetap mengganggu aktivitas harian warga. Sejumlah akses lingkungan terendam dan mobilitas warga menjadi terbatas sambil menunggu air surut.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 17 hingga 23 April 2026.

baca juga

Fenomena ini dipicu oleh fase bulan baru pada 17 April dan perigee pada 19 April, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, khususnya di wilayah pesisir utara Jakarta.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memanfaatkan layanan darurat 112 jika terjadi kondisi kedaruratan. Informasi terbaru terkait banjir juga dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD DKI maupun situs pemantauan banjir milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh

Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh

Foto | Rabu, 15 April 2026 | 18:02 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga

Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 11:29 WIB

Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh

Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:35 WIB

Terkini

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×