WNI di Jerman Tewas Ditusuk Tetangga

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 12:04 WIB
WNI di Jerman Tewas Ditusuk Tetangga
Kasus kematian Isaac Hansen Averino mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan sadis yang dilakukan tetangganya sendiri. (DW)
baca 10 detik
  • WNI berusia 24 tahun tewas dengan 14 luka tusuk di apartemennya di Jerman.

  • Polisi menahan tetangga kos korban sebagai tersangka utama dalam kasus dugaan pembunuhan.

  • Keluarga menuntut keadilan transparan dalam persidangan di Jerman enam bulan ke depan.

“Untuk motif saat ini belum diketahui, tetapi polisi sudah menetapkan tersangka, yaitu tetangga kos dari korban yang tinggal di lantai satu,” ujar Kevin Gunawan selaku kerabat korban.

Herryanto selaku ayah korban dengan tegas menolak narasi bahwa anaknya terlibat dalam pertengkaran hebat.

Ia meyakini bahwa Isaac kemungkinan besar hanya melakukan upaya pembelaan diri saat diserang secara tiba-tiba.

“Bagi kami itu bukan pertengkaran. Anak saya orangnya tidak suka berdebat. Kemungkinan besar dia hanya membela diri,” ujar Herryanto.

Keluarga menilai ada ketidakjujuran dalam kronologi yang disampaikan oleh pihak tersangka kepada pihak berwajib.

Kejanggalan ini diharapkan dapat terurai saat proses persidangan resmi digelar oleh pengadilan di Kota Koblenz.

Pendampingan Hukum dari KJRI Frankfurt

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt bergerak cepat melakukan koordinasi dengan kepolisian Jerman sejak laporan masuk.

Oktavia Maludin menjelaskan bahwa informasi awal diterima pada 18 Maret 2026 terkait adanya dugaan pembunuhan WNI.

baca juga

“Kepolisian Koblenz awalnya menghubungi KBRI Berlin, lalu dialihkan ke kami karena wilayah tersebut masuk yurisdiksi KJRI Frankfurt,” kata Oktavia Maludin.

Langkah diplomatik diambil untuk memastikan hak-hak hukum korban terpenuhi selama proses investigasi berlangsung di Jerman.

Hingga kini otoritas Jerman diklaim sangat kooperatif dalam memberikan pembaruan informasi kepada pihak perwakilan Indonesia.

Jenazah korban telah berhasil dipulangkan ke tanah air dan dimakamkan di Indonesia pada akhir Maret lalu.

Pihak perwakilan RI menyampaikan rasa duka mendalam karena peristiwa pilu ini terjadi menjelang hari raya.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Sangat sulit menyampaikan kabar ini kepada keluarga, apalagi kejadiannya menjelang Idulfitri,” tutur Oktavia.

Keluarga korban kini memiliki hak untuk menjadi penuntut tambahan dalam sistem hukum pidana di Jerman.

Dukungan penuh diberikan agar fakta-fakta yang disembunyikan tersangka dapat terungkap secara transparan di muka hukum.

Kejadian bermula pada Rabu malam saat Isaac berpamitan untuk memasak di dapur bersama apartemennya.

Komunikasi terakhir dengan kekasihnya terputus secara tiba-tiba dan menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi kerabat.

Polisi Jerman mengategorikan kasus ini sebagai dugaan pembunuhan tanpa perencanaan yang kini ditangani Kejaksaan Koblenz.

Proses persidangan diperkirakan baru akan dimulai pada akhir tahun 2026 atau awal tahun depan.

Keluarga berharap kejujuran pelaku akan menjadi kunci utama dalam mengungkap motif sebenarnya dari penyerangan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Jakarta: WNA Jerman Dijambret di Tengah Status Kota Teraman ASEAN

Ironi Jakarta: WNA Jerman Dijambret di Tengah Status Kota Teraman ASEAN

News | Senin, 20 April 2026 | 09:43 WIB

Apes Banget! Gladbach Batal Menang Lawan Mainz, Kevin Diks Cedera

Apes Banget! Gladbach Batal Menang Lawan Mainz, Kevin Diks Cedera

Bola | Senin, 20 April 2026 | 09:21 WIB

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Pasar Kripto Indonesia Terus Berkembang, Akun Konsumen Tembus 22 Juta Pada 2026

Pasar Kripto Indonesia Terus Berkembang, Akun Konsumen Tembus 22 Juta Pada 2026

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Legalitas Jangan Jadi Beban UMKM, Kemenkum Sederhanakan Layanan Badan Hukum

Legalitas Jangan Jadi Beban UMKM, Kemenkum Sederhanakan Layanan Badan Hukum

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:31 WIB

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD, Mendagri Tegaskan Apresiasi untuk Pemda Tetap Ada pada 2027

Hadiri Rakornas TPAKD, Mendagri Tegaskan Apresiasi untuk Pemda Tetap Ada pada 2027

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Pemerintah Terus Dorong Penguatan SDM, Pengembangan Pariwisata & Perluasan Pembiayaan UMKM

Pemerintah Terus Dorong Penguatan SDM, Pengembangan Pariwisata & Perluasan Pembiayaan UMKM

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:54 WIB

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:50 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:42 WIB

×