Trump Ancam Bom Meledak Jika Gencatan Senjata Berakhir Tanpa Kesepakatan dengan Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 14:16 WIB
Trump Ancam Bom Meledak Jika Gencatan Senjata Berakhir Tanpa Kesepakatan dengan Iran
Donald Trump
baca 10 detik
  • Donald Trump mengancam akan memulai serangan bom jika kesepakatan damai dengan Iran gagal.

  • Iran menyiapkan strategi militer baru sebagai respons atas blokade dan ancaman dari Amerika Serikat.

  • Nasib perundingan di Pakistan terancam batal menyusul ketegangan di wilayah perairan Selat Hormuz.

Suara.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mencapai titik kritis setelah Presiden Donald Trump melontarkan ancaman serangan militer besar-besaran.

Upaya diplomasi yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan pekan ini kini berada di ujung tanduk akibat eskalasi di wilayah perairan.

Dikutip dari NDTV, Washington memberikan sinyal kuat bahwa mereka tidak akan memperpanjang masa gencatan senjata dua minggu yang segera berakhir.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Iran bereaksi keras terhadap tekanan tersebut dengan menuduh Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan lewat tindakan blokade laut.

Situasi semakin memanas setelah otoritas Amerika Serikat menyita kapal berbendera Iran di dekat Selat Hormuz baru-baru ini.

Pihak Teheran menyatakan bahwa tindakan Trump merupakan upaya untuk memaksa mereka menyerah secara total di meja perundingan.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa pihaknya tidak gentar menghadapi intimidasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

"Kami tidak menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman, dan dalam dua minggu terakhir, kami telah bersiap untuk mengungkap kartu baru di medan perang," tulis Ghalibaf melalui akun X miliknya.

Ia juga memperingatkan bahwa Iran memiliki strategi rahasia jika konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel benar-benar pecah.

baca juga

"Kami tidak menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman, dan dalam dua minggu terakhir kami telah bersiap untuk menunjukkan kartu baru di medan perang," tegasnya kembali.

Eskalasi Konflik Jalur Selat Hormuz

Selat Hormuz kini menjadi titik api utama yang menentukan masa depan stabilitas keamanan di wilayah Timur Tengah tersebut.

Meskipun kedua belah pihak secara lisan menyatakan keinginan untuk berdamai, namun aksi provokasi di lapangan terus meningkat tajam.

Gedung Putih telah mengutus Wakil Presiden JD Vance bersama tim khusus untuk memimpin delegasi Amerika Serikat ke Islamabad.

Namun, Trump memberikan pernyataan yang sangat provokatif saat diwawancarai terkait kemungkinan berakhirnya masa tenang tanpa ada kesepakatan baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel

Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel

News | Selasa, 21 April 2026 | 13:30 WIB

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×