Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB
Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang
Ribuan perempuan dan remaja putri turun ke jalan bersama warga Iran lainnya di Teheran pada 17 April 2026. [Tasnim News/Hossein Zohrevand]
  • Militer Iran menetapkan siaga 100 persen untuk menyerang target strategis Amerika Serikat segera.

  • Iran menuduh militer AS melakukan pembajakan terhadap kapal dagang sipil Toska di Laut Oman.

  • Teheran mendesak PBB mengutuk agresi AS yang dianggap melanggar hukum internasional dan gencatan senjata.

Suara.com - Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran secara resmi menetapkan status siaga tertinggi bagi seluruh personel militer.

Langkah ini merupakan respons langsung terhadap ancaman berulang yang dilontarkan otoritas Amerika Serikat di tengah situasi kawasan yang tidak menentu.

Dikutip dari Anadolu, Iran menegaskan kesiapan tempur mereka tidak akan surut meskipun ada klaim perpanjangan gencatan senjata dari pihak Washington.

Iran waspada serangan AS dan siap membalas penyitaan kapal kargo di Teluk Oman segera. (GEMINI AI)
Iran waspada serangan AS dan siap membalas penyitaan kapal kargo di Teluk Oman segera. (GEMINI AI)

Negara tersebut telah mengunci daftar target strategis yang akan dihancurkan seketika jika agresi baru pecah.

Kesiagaan ini muncul sebagai bentuk proteksi kedaulatan atas tindakan provokatif di wilayah perairan internasional.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengonfirmasi kekuatan penuh pasukannya saat ini.

“Pasukan kami yang cakap dan kuat telah lama berada dalam keadaan siaga 100 persen dan siap serta siap beraksi,” kata Zolfaghari.

Zolfaghari memastikan bahwa serangan balasan akan dilakukan secara instan terhadap objek yang telah mereka petakan sebelumnya.

“Jika terjadi agresi dan tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran, pasukan Iran akan segera dan dengan kuat menyerang target yang telah ditentukan sebelumnya,” ujarnya tegas.

Sikap militer ini tetap keras meskipun Donald Trump menyebut adanya upaya damai melalui mediator Pakistan.

Dugaan Pembajakan Kapal di Laut Oman

Ketegangan di lapangan justru dipicu oleh insiden maritim yang melibatkan kapal dagang milik Iran, Toska.

Pasukan militer Amerika Serikat dituding melakukan penyerangan dan penyitaan kapal sipil tersebut di sekitar Pantai Iran.

Kedutaan Besar Iran untuk PBB melayangkan protes keras dan menyebut tindakan tersebut sebagai praktik kriminal.

Otoritas Teheran menilai serangan pada 19 April 2026 itu sebagai pelanggaran hukum internasional yang sangat fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman

Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 13:04 WIB

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:45 WIB

Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir

Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45 WIB

Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba

Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45 WIB

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20 WIB

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:00 WIB

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB