Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 12:15 WIB
Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit
Donald Trump (IG Donald Trump)
  • Donald Trump melakukan blokade total Selat Hormuz untuk melumpuhkan pendapatan ekonomi harian Iran.

  • Militer Iran mengancam akan menyerang target Amerika dan Israel jika agresi militer berlanjut.

  • Proses negosiasi perdamaian di Pakistan gagal terlaksana karena ketidakhadiran delegasi pemerintah Iran.

Suara.com - Donald Trump secara resmi mengklaim telah mengunci total akses navigasi di Selat Hormuz untuk menekan posisi tawar Iran.

Langkah drastis ini diklaim mengakibatkan Iran kehilangan potensi pendapatan hingga 500 juta dolar AS setiap harinya.

Dikutip dari Skynews, blokade militer ini menjadi instrumen baru Washington untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan dengan syarat ketat.

Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)
Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)

Amerika Serikat menutup akses pelabuhan Iran setelah dialog perdamaian yang direncanakan di Pakistan mengalami kegagalan.

Trump menegaskan bahwa pembukaan kembali jalur strategis tersebut hanya akan terjadi jika kesepakatan baru berhasil dicapai.

Terkait situasi ini, Donald Trump menyampaikan pernyataan terbuka melalui platform media sosial miliknya mengenai kondisi terkini.

"Iran tidak ingin Selat Hormuz ditutup, mereka ingin jalur itu terbuka sehingga mereka bisa menghasilkan $500 Juta Dolar sehari (yang mana, merupakan kerugian mereka jika jalur itu ditutup!)," ujar Trump.

Ia juga menambahkan alasan di balik retorika pihak Iran yang seolah-olah menginginkan penutupan jalur tersebut.

"Mereka hanya mengatakan ingin jalur itu ditutup karena saya telah memblokadenya secara total (TERTUTUP!), jadi mereka hanya ingin 'menjaga gengsi'," lanjutnya.

Trump mengungkapkan adanya pihak yang memintanya membuka blokade namun ia menolak demi kepentingan diplomasi jangka panjang.

Ancaman Serangan Balasan Iran

"Orang-orang mendatangi saya empat hari lalu, mengatakan, 'Tuan, Iran ingin membuka Selat itu, segera.' Namun jika kita melakukan itu, tidak akan pernah ada Kesepakatan dengan Iran, kecuali kita menghancurkan sisa negara mereka, termasuk para pemimpin mereka!" tegas Trump.

Di sisi lain, militer Iran bereaksi keras dengan mengancam akan menghantam aset-aset Amerika Serikat dan Israel.

Ebrahim Zolfaghari selaku juru bicara militer menyampaikan peringatan tersebut melalui saluran televisi resmi pemerintah Iran.

Pihak Teheran berjanji akan memberikan pelajaran yang lebih berat jika agresi militer terhadap kedaulatan mereka berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiru Selat Hormuz, Purbaya Mau Kapal Lewat Selat Malaka Bayar ke RI

Tiru Selat Hormuz, Purbaya Mau Kapal Lewat Selat Malaka Bayar ke RI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:43 WIB

Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG

Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG

Video | Rabu, 22 April 2026 | 11:16 WIB

AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:07 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB