- Sersan Gannon Ken Van Dyke didakwa menyalahgunakan informasi rahasia militer terkait penangkapan Nicolas Maduro di Caracas pada Januari 2026.
- Tersangka menggunakan intelijen rahasia untuk memasang taruhan di platform prediksi guna meraup keuntungan pribadi sebesar 409.000 dolar AS.
- Van Dyke menghadapi ancaman hukuman 60 tahun penjara atas dakwaan penipuan elektronik serta pelanggaran Undang-Undang Bursa Komoditas Amerika Serikat.
Direktur FBI, Kash Patel, juga menegaskan tidak ada pihak yang kebal hukum.
“Siapa pun yang mencoba memanfaatkan akses rahasia untuk keuntungan pribadi akan dimintai pertanggungjawaban,” katanya.