Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Galih Prasetyo

Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
Insiden penembakan di White House saat Trump berada di podium [Ist]
baca 10 detik
  • Cole Tomas Allen ditangkap karena mencoba menyerang Presiden Donald Trump di acara WHCA pada Sabtu, 25 April 2026.
  • Insiden penembakan tersebut memicu perdebatan politik antara Partai Republik dan Demokrat terkait retorika yang dianggap berbahaya.
  • Politisi Republik mendesak penurunan tensi politik agar kekerasan serupa tidak kembali terjadi di Amerika Serikat di masa depan.

Suara.com - Pasca penembakan kepada Presiden AS, Donald Trump, sejumlah media AS menyoroti perihal motif insiden tersebut.

Hal ini lantaran usai penembakan, sejumlah politisi dari partai Republik menyerang rival mereka, partai Demokrat yang dianggap selalu menyerukan kampanye anti-Trump.

Pasca-kejadian, sejumlah tokoh Demokrat menyampaikan kecaman terhadap kekerasan politik.

Namun, kubu Republik menilai pernyataan itu kontradiktif dengan retorika yang selama ini mereka lontarkan terhadap Trump.

Senator Elissa Slotkin mengatakan dirinya bersyukur presiden dan tamu acara selamat.

Seorang pria bernama Cole Tomas Allen, yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden di luar acara makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA), Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. [Tangkap layar X]
Seorang pria bernama Cole Tomas Allen, yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden di luar acara makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA), Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. [Tangkap layar X]

“Kekerasan politik tidak punya tempat di Amerika,” tulis Slotkin di media sosial.

Namun kelompok riset Partai Republik, RNC Research seperti dilansir dari NY Post, menyoroti bahwa Slotkin sebelumnya pernah menyebut Trump sebagai ancaman eksistensial bagi demokrasi, yang menurut mereka merupakan bahasa politik yang dapat memicu ekstremisme.

Sorotan serupa diarahkan kepada Tim Walz, mantan kandidat wakil presiden dari Partai Demokrat, yang sebelumnya kerap menyamakan Trump dengan figur fasis dan Nazi.

“Tidak ada yang lebih berbahaya bagi negara ini daripada Donald Trump,” kata Walz dalam kampanye 2024 yang kembali diangkat usai insiden oleh politisi Republik.

baca juga

Sementara itu, Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries juga dikritik setelah hanya beberapa hari sebelum penembakan menyerukan perlawanan maksimal terhadap pemerintahan Trump.

Setelah insiden, Jeffries justru menulis bahwa kekerasan dan kekacauan di Amerika harus diakhiri.

Politisi Partai Republik menilai peristiwa ini menunjukkan retorika politik di Amerika telah semakin panas dan berbahaya.

Mereka mendesak semua pihak menurunkan tensi politik agar tragedi serupa tidak terulang.

Otoritas hukum AS menangkap seorang pria bernama Cole Tomas Allen, yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden di luar acara makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA), Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat.

Menurut laporan resmi pemerintah AS, Allen diduga menerobos pos pemeriksaan keamanan sambil membawa beberapa senjata sebelum akhirnya ditembak dan dilumpuhkan petugas Secret Service.

Presiden Donald Trump menyebut peristiwa itu sebagai upaya pembunuhan terhadap dirinya.

“Seorang pria menerjang pos keamanan dengan membawa banyak senjata, dan dia dijatuhkan oleh anggota Secret Service yang sangat berani,” kata Trump dalam konferensi pers usai insiden seperti dilansir dari Aljazeera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 09:41 WIB

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 08:39 WIB

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

News | Senin, 27 April 2026 | 07:34 WIB

Terkini

Remisi Sakit Indra Kenz Diperiksa, Ada Risiko Ditarik Kembali ke Lapas

Remisi Sakit Indra Kenz Diperiksa, Ada Risiko Ditarik Kembali ke Lapas

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:02 WIB

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Asal Natuna Tewas Dibom Drone Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Asal Natuna Tewas Dibom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:55 WIB

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Istri Eks Sekjen Kemnaker  Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Istri Eks Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:48 WIB

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:44 WIB

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:43 WIB

×