Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 15:53 WIB
Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump
Cole Tomas Allen (CNN)
baca 10 detik
  • Cole Tomas Allen didakwa mencoba membunuh Donald Trump menggunakan berbagai senjata api mematikan.

  • Seorang agen Secret Service tertembak saat melumpuhkan tersangka di acara gala Washington.

  • Pemerintah Amerika Serikat segera mengevaluasi total protokol keamanan presiden pasca insiden penembakan.

Suara.com - Aksi nekat Cole Tomas Allen yang mencoba menerobos pengamanan ketat gala Gedung Putih membuktikan adanya ancaman nyata terhadap keselamatan Donald Trump.

Pria asal California berusia 31 tahun ini kini menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup setelah upaya pembunuhan tersebut gagal total.

Dikutip dari BBC, Allen hadir di pengadilan Washington DC pada hari Senin tanpa memberikan pembelaan atas tiga dakwaan berat yang menjerat dirinya.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)

Insiden berdarah ini menjadi alarm keras bagi sistem proteksi pejabat tinggi Amerika Serikat yang selama ini dianggap sangat mustahil ditembus.

Dunia internasional kini menyoroti bagaimana seorang warga sipil bersenjata lengkap mampu mencapai titik yang sangat dekat dengan presiden.

Jaksa mengungkapkan bahwa Allen membawa senjata api semi-otomatis, shotgun, dan tiga bilah pisau saat menyerbu titik pemeriksaan keamanan.

Seorang pria bernama Cole Tomas Allen, yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden di luar acara makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA), Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. [Tangkap layar X]
Seorang pria bernama Cole Tomas Allen, yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden di luar acara makan malam tahunan White House Correspondents’ Association (WHCA), Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. [Tangkap layar X]

Tersangka diketahui melakukan perjalanan lintas negara bagian dari Torrance, Los Angeles, menuju ibu kota hanya demi melancarkan aksinya.

Data pengadilan menunjukkan Allen sempat singgah di Chicago sebelum akhirnya memesan kamar di Hotel Hilton Washington, lokasi acara berlangsung.

Pelaku yang merupakan lulusan California Institute of Technology ini diduga telah merencanakan serangan ini secara sistematis dan matang.

baca juga

Meskipun memiliki latar belakang pendidikan tinggi, Allen memilih jalan kekerasan untuk menyampaikan pesan politik atau kebencian pribadinya.

Suasana makan malam resmi yang dihadiri Donald Trump dan JD Vance seketika berubah menjadi kekacauan saat suara tembakan mulai meletus.

"Satu petugas Secret Service tertembak di dada, tetapi mengenakan rompi balistik yang berfungsi," ungkap Penjabat Jaksa Agung Todd Blanche.

Allen diduga sempat melepaskan tembakan dari senapan shotgun miliknya sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh agen di lokasi kejadian.

"Petugas heroik yang tertembak ini melepaskan lima tembakan ke arah Allen, yang tidak tertembak tetapi jatuh ke tanah dan segera ditangkap," tambah Blanche.

Beruntung petugas yang menjadi korban tidak mengalami luka serius dan sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis.

Penyidik menemukan bukti digital berupa email yang dikirimkan tersangka kepada keluarganya tepat sebelum serangan berdarah itu dilakukan.

Dalam email tersebut, Allen secara terang-terangan menyebut bahwa pejabat administrasi adalah target utama yang sudah diprioritaskan berdasarkan jabatan mereka.

"Pejabat administrasi... adalah target, diprioritaskan dari peringkat tertinggi hingga terendah," tulis Allen dalam pesan singkat yang sangat mengerikan itu.

Ia bahkan menegaskan kesiapannya untuk menghabisi siapa pun yang menghalangi jalannya demi mencapai target utama di acara gala tersebut.

"Saya akan tetap melewati hampir semua orang di sini untuk mencapai target jika itu benar-benar diperlukan," tegasnya dalam dokumen afiliasi tersebut.

Kegagalan mencegah Allen mendekati area utama memicu kritik tajam terhadap protokol perlindungan presiden dan wakil presiden saat ini.

Banyak pihak mempertanyakan mengapa pemeriksaan identitas tidak dilakukan secara ketat dan bagaimana senjata berat bisa lolos ke lantai atas.

Meski demikian, pihak kejaksaan tetap memberikan pembelaan terhadap kinerja aparat yang berada di lapangan saat kejadian berlangsung.

Penjabat Jaksa Agung bersikeras bahwa penegak hukum tidak gagal karena tersangka masih berada satu lantai di atas posisi presiden.

Ia menekankan ada ratusan agen federal yang berdiri di antara pelaku dan Donald Trump sehingga nyawa presiden tetap terlindungi.

Meskipun terjadi insiden traumatis, Gedung Putih memastikan bahwa agenda kenegaraan lainnya akan berjalan sesuai rencana dengan pengamanan ekstra ketat.

Donald Trump secara pribadi memberikan jaminan bahwa kunjungan kenegaraan Raja Charles III dari Inggris tidak akan terganggu oleh peristiwa ini.

Presiden menawarkan keyakinan bahwa Raja Charles III akan "sangat aman" selama kunjungan kenegaraan empat hari di Amerika Serikat tersebut.

Kepala Staf Gedung Putih, Susie Wiles, dijadwalkan segera memimpin pertemuan khusus guna membahas revisi protokol keamanan acara skala besar.

Tersangka Cole Tomas Allen saat ini masih ditahan dan dijadwalkan akan kembali menjalani persidangan lanjutan pada hari Kamis mendatang.

Peristiwa ini menandai upaya pembunuhan ketiga yang diduga diarahkan kepada Donald Trump dalam periode waktu yang berdekatan.

Lokasi kejadian, Washington Hilton, memiliki sejarah kelam karena merupakan tempat di mana John Hinckley Jr pernah mencoba membunuh Presiden Ronald Reagan pada tahun 1981.

Insiden terbaru ini memaksa otoritas keamanan Amerika Serikat untuk merombak total cara mereka melindungi individu yang berada dalam garis suksesi kepemimpinan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cole Tomas Allen Targetkan Bunuh Semua Pejabat Donald Trump kecuali Sosok Ini

Cole Tomas Allen Targetkan Bunuh Semua Pejabat Donald Trump kecuali Sosok Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:27 WIB

Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023

Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:52 WIB

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×