- Presiden Donald Trump dan Melania Trump mengecam candaan kontroversial Jimmy Kimmel dalam program televisi ABC pada 23 April.
- Melania menyatakan komentar tersebut sebagai bentuk kebencian berbahaya yang memperburuk polarisasi politik di Amerika Serikat saat ini.
- Donald Trump mendesak pihak ABC dan Disney untuk segera memecat Jimmy Kimmel karena candaannya dianggap melampaui batas.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meluapkan kemarahan setelah komedian sekaligus pembawa acara televisi Jimmy Kimmel melontarkan candaan kontroversial tentang Melania dalam programnya di ABC.
Dalam monolog tayang 23 April, Kimmel menyebut Melania terlihat bersinar seperti wanita yang menunggu menjadi janda.
Melania menyebut komentar tersebut sebagai bentuk kebencian yang berbahaya.
“Cukup sudah. Sudah saatnya ABC menunjukkan sikap,” tulisnya di media sosial seperti dilansir dari NY Post.
menegaskan figur seperti Kimmel tidak seharusnya diberi ruang di televisi nasional untuk menyebarkan kebencian kepada keluarga Amerika setiap malam.
Menurutnya, candaan itu bukan humor, melainkan ucapan beracun yang memperburuk polarisasi politik di Amerika Serikat.

Trump juga ikut mengecam keras dan meminta ABC serta induk perusahaannya, Disney, segera memecat Kimmel.
Presiden AS itu menyebut candaan sang komedian telah melewati batas.
Jimmy Kimmel sebelumnya juga pernah diskors karena komentar kontroversial terkait isu politik.
Program Jimmy Kimmel Live! sendiri telah tayang di ABC sejak 2003 dan menjadi salah satu acara talk show malam paling populer di Amerika.
Melania Trump menjadi salah satu First Lady yang lahir di luar Amerika Serikat dan satu-satunya yang memperoleh status kewarganegaraan AS melalui naturalisasi sebelum menjadi Ibu Negara.
Lahir pada 26 April 1970 di Slovenia, Melania memulai karier modeling sejak usia 16 tahun.
Melania kemudian membangun reputasi internasional di industri mode sebelum pindah ke New York pada 1996 dan resmi menjadi warga negara Amerika Serikat satu dekade kemudian.
Sebelum memasuki Gedung Putih, Melania aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan filantropi.
Melania pernah menjabat sebagai ketua kehormatan sejumlah organisasi, termasuk Martha Graham Dance Company dan Boys Club of New York, serta mendapat penghargaan Woman of the Year dari Police Athletic League pada 2006.