Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 29 April 2026 | 17:58 WIB
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
Wakil Ketua LPSK RI, Sri Suparyati. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • LPSK menduga kasus di Daycare Little Aresha Yogyakarta melibatkan pelanggaran perlindungan anak serta potensi tindak pidana penipuan layanan.
  • Ketidaksesuaian fasilitas dan tenaga medis yang dijanjikan pengelola memicu kecurigaan adanya praktik malapraktik pengasuhan terhadap anak di lokasi tersebut.
  • LPSK berkomitmen memberikan pendampingan hukum dan mendorong keluarga korban segera melapor ke polisi untuk mengakses hak restitusi mereka.

Suara.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

Lebih dari itu kasus ini berpotensi mengarah pada dugaan penipuan fasilitas hingga malapraktik layanan pengasuhan.

Wakil Ketua LPSK RI, Sri Suparyati menyampaikan bahwa indikasi itu diperkuat dengan ketidaksesuaian antara fasilitas yang dijanjikan pihak daycare kepada orang tua dengan kondisi nyata di lapangan.

"Sebenarnya ada beberapa tindak pidana yang bisa diidentifikasi ya, yang kaitannya dengan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak ya, kekerasan terhadap anak," kata Sri ditemui di Kantor Perwakilan LPSK DIY, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, banyak keluarga korban mengaku memilih daycare tersebut usai tertarik dengan promosi yang menawarkan berbagai fasilitas lengkap dan aman bagi anak.

Namun, saat penggerebekan dilakukan, ditemui kondisi yang jauh berbeda dari yang dijanjikan sebelumnya.

"Banyak dari keluarga-keluarga korban itu yang menitipkan anaknya di daycare tersebut itu mendapatkan promosi-promosi atau flyer-flyer dengan fasilitas yang cukup bagus, yang baik gitu ya," ucapnya.

"Tetapi ternyata ketika ada terjadi penggerebekan kemarin itu dari salah satu korban itu ternyata mendapat mendapatkan dan melihat situasi itu tidak sesuai," imbuhnya.

LPSK turut menyoroti informasi mengenai keberadaan paramedis di dalam yayasan tersebut. Berdasarkan informasi awal disebutkan ada tenaga medis yang disiapkan apabila anak mengalami sakit.

baca juga

"Ini juga perlu diperdalam apakah memang benar ada paramedis di situ atau memang paramedisnya hanya sekedar nama yang kemudian diletakkan tetapi sebenarnya tidak ada tenaga medis di yayasan tersebut," tuturnya.

Sri menilai aspek ini dapat mengarah pada unsur penipuan atau pembohongan terhadap orang tua yang telah mempercayakan anaknya kepada daycare tersebut.

Oleh sebab itu, aparat penegak hukum diminta untuk mendalami seluruh janji fasilitas yang pernah ditawarkan pengelola kepada orang tua.

"Nah ini kan jadi bentuk-bentuk penipuan kah, pembohongan kah. Nah ini yang kemudian menurut kami itu perlu diperdalam gitu dalam pemeriksaannya nanti," tegasnya.

Dalam penanganan kasus ini, LPSK menyatakan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada korban, khususnya melalui pendampingan hukum.

LPSK turut mendorong keluarga korban agar segera membuat laporan resmi ke kepolisian agar status korban dapat melekat secara hukum. Sehingga dapat digunakan untuk membuka akses hak restitusi.

Saat ini, LPSK masih berada pada tahap penelaahan atas permohonan perlindungan yang diajukan para korban.

LPSK akan berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Yogyakarta untuk membangun kolaborasi pendampingan, mengingat jumlah korban dinilai cukup banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!

Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 17:41 WIB

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:56 WIB

Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot

Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 17:11 WIB

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:30 WIB

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:06 WIB

Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan

Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:37 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×