Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 29 April 2026 | 14:06 WIB
Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Pemkot Yogyakarta merelokasi tujuh anak korban kekerasan dari Daycare Little Aresha ke fasilitas penitipan anak rujukan yang lebih aman.
  • Pemerintah menanggung seluruh biaya penitipan selama tiga bulan untuk meringankan beban orang tua anak yang mayoritas berkebutuhan khusus.
  • Pemerintah mewajibkan 33 tempat penitipan anak di Yogyakarta yang belum berizin untuk menghentikan operasional sementara hingga syarat administrasi terpenuhi.

Suara.com - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyebut sudah ada beberapa anak korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha yang direlokasi ke tempat penitipan anak (TPA) rujukan.

Dalam peninjauannya di salah satu daycare yang menjadi rujukan, Hasto memastikan bahwa tempat baru yang dipilih telah memenuhi standar kelayakan, keamanan, dan memiliki legalitas yang jelas.

"Tadi saya cek yang sudah dititipkan di sini ada enam dan ini tadi tambah satu lagi tujuh. Kami akan terus pantau," kata Hasto saat ditemui, Rabu (29/4/2026).

Mayoritas dari anak-anak yang direlokasi ke tempat tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus (inklusi) yang memerlukan perawatan ekstra hati-hati dari para pengasuh yang kompeten.

"Memang yang tujuh tadi antara yang normal dan inklusi ya yang normal cuma dua, yang lima lainnya inklusi, masuk inklusi, perawatan khusus, berkebutuhan khusus," ungkapnya.

Disampaikan Hasto, Pemkot Yogyakarta sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas di sejumlah daycare rujukan tersebut. Mulai dari ketersediaan perangkat pengawas hingga rasio jumlah pengasuh.

Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa lingkungan baru bagi anak-anak tersebut benar-benar mendukung proses pemulihan dan jauh dari potensi kekerasan.

Secara total, Pemkot telah menyediakan 15 pilihan daycare rujukan dengan kapasitas yang mencukupi untuk menampung seluruh anak korban yang berjumlah 104 orang.

"Semua sudah kita tawari dari 15 (daycare) itu, tinggal orang tuanya kan tidak langsung memutuskan," tandasnya.

baca juga

Di sisi lain, ia memastikan Pemkot Jogja akan memberikan keringanan biaya dengan menanggung seluruh ongkos penitipan anak-anak tersebut di tempat yang baru.

"Iya kami tanggung sampai tiga bulan ke depan, masih kami siapkan untuk anggaran untuk kita tanggung biar orang tuanya yang juga mengalami tekanan secara psikis agak terbebas dari pemikiran masalah biaya," tandasnya.

Pemkot Jogja mencatat puluhan TPA masih belum mengantongi izin operasional. Sejauh ini dari total 69 TPA yang terdata, sebanyak 33 di antaranya belum memiliki izin lengkap.

Hasto bilang sesuai arahan Pemda DIY, lembaga yang belum berizin diminta untuk menghentikan aktivitasnya sementara waktu sembari mengurus kelengkapan administrasi yang diwajibkan.

"Ya untuk supaya tidak aktivitas (daycare belum berizin) dulu sambil diajukan izinnya gitu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:57 WIB

Pesan di Balik Air Mata: Mengapa Orang Tua Harus Lebih Peka Saat Memilih Daycare

Pesan di Balik Air Mata: Mengapa Orang Tua Harus Lebih Peka Saat Memilih Daycare

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 11:41 WIB

UGM Tegaskan Dosen Jadi Penasihat Daycare Little Aresha Bukan Representasi Kampus

UGM Tegaskan Dosen Jadi Penasihat Daycare Little Aresha Bukan Representasi Kampus

Video | Rabu, 29 April 2026 | 11:00 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:08 WIB

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×