Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 April 2026 | 13:15 WIB
Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Donald Trump mempertahankan blokade laut Iran sebagai alat tekan utama untuk menghentikan program nuklir.

  • Militer Amerika Serikat telah menyiapkan rencana serangan infrastruktur jika negosiasi dengan Iran menemui jalan buntu.

  • Iran mengancam akan melakukan tindakan balasan militer yang tidak terduga jika blokade terus berlanjut.

Suara.com - Donald Trump memilih jalur isolasi maritim total untuk memaksa Iran tunduk pada tuntutan penghentian program nuklir.

Strategi ini menempatkan tekanan ekonomi di atas meja diplomasi sebagai syarat mutlak sebelum pembicaraan kesepakatan baru dimulai.

Langkah Washington ini secara langsung membatalkan tawaran Iran yang meminta pembukaan Selat Hormuz sebagai prasyarat negosiasi.

Donald Trump [The White House]
Donald Trump [The White House]

Rencana opsi serangan udara kilat bahkan telah disiapkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) jika kebuntuan terus berlanjut.

Operasi militer tersebut dirancang untuk menghancurkan infrastruktur strategis guna memaksa fleksibilitas rezim dalam berunding.

"Blokade ini jauh lebih efektif daripada pengeboman. Mereka tercekik seperti babi yang dipanggang. Dan itu akan menjadi lebih buruk bagi mereka. Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ungkap Trump kepada Axios.

Secara geopolitik, Selat Malaka jauh lebih strategis dari Selat Hormuz. Komoditas perdagangan yang melintasi Selat Malaka juga lebih banyak dan lebih penting ketimbang Hormuz. [Suara.com/Gemini/Syahda]
Secara geopolitik, Selat Malaka jauh lebih strategis dari Selat Hormuz. Komoditas perdagangan yang melintasi Selat Malaka juga lebih banyak dan lebih penting ketimbang Hormuz. [Suara.com/Gemini/Syahda]

Presiden AS tersebut meyakini bahwa kehancuran ekonomi domestik lawan akan menjadi katalisator utama lahirnya perjanjian baru.

Hingga Selasa malam, Trump belum memberikan komando penyerangan meski telah menebar peringatan keras melalui media sosial.

Blokade laut dianggap sebagai instrumen daya tawar paling kuat untuk membuat lawan tidak memiliki pilihan lain.

baca juga

Trump menolak merinci rencana teknis militer namun menegaskan bahwa tekanan tidak akan dikendurkan sedikit pun.

"Mereka ingin berdamai. Mereka tidak ingin saya melanjutkan blokade. Saya tidak ingin [mengangkat blokade], karena saya tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir," tambah Trump.

Kondisi penyimpanan minyak dan pipa penyalur di Iran disebut sedang berada di ambang batas kritis akibat larangan ekspor.

Meskipun pengamat meragukan klaim ledakan infrastruktur tersebut, dampak ekonomi nyata mulai terasa di seluruh wilayah Iran.

Pihak keamanan Teheran merespons dengan ancaman tindakan balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap armada AS.

"Blokade laut AS akan segera dibalas dengan tindakan praktis dan tidak terduga," tegas sumber keamanan senior Iran kepada Press TV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:58 WIB

Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total

Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:28 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Terkini

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

×