China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 13:39 WIB
China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers rutin di Beijing, China pada Selasa (7/5). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
  • Pemerintah China mendesak Amerika Serikat meredam konflik di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas pasokan energi serta rantai distribusi global.
  • Beijing menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan pihak terkait demi memastikan keamanan energi serta mendorong gencatan senjata permanen di Timur Tengah.
  • China menyetujui ekspor tambahan bahan bakar sebesar 500.000 metrik ton pada Mei 2026 sebagai langkah antisipasi gangguan pasokan energi internasional.

Suara.com - Pemerintah China mendesak Amerika Serikat untuk menahan eskalasi konflik di Selat Hormuz yang dinilai berpotensi mengganggu pasokan energi global dan rantai distribusi internasional.

Peringatan itu disampaikan Beijing di tengah meningkatnya kekhawatiran negara-negara Asia terhadap stabilitas pasokan bahan bakar dari kawasan Timur Tengah.

China Siap Jaga Stabilitas Energi

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menegaskan Beijing siap berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk menjaga keamanan energi global.

"China siap menjaga komunikasi dengan semua pihak guna bersama-sama menjaga keamanan energi global serta stabilitas rantai industri dan pasokan," kata Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (29/4/2026).

Untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan, China menyetujui ekspor tambahan bahan bakar sebanyak 500.000 metrik ton pada Mei 2026 untuk pasar internasional di luar Hong Kong.

Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan alokasi April, meski masih di bawah rata-rata ekspor pada periode yang sama tahun lalu.

Desak Gencatan Senjata

Lin Jian menilai konflik di Timur Tengah telah menekan pasokan energi dunia dan berdampak luas terhadap banyak negara.

"Konflik di Timur Tengah sedang menekan pasokan bahan bakar global. Banyak negara merasakan dampaknya," ujarnya.

Ia menekankan bahwa solusi mendasar adalah mencegah konflik terbuka kembali terjadi dan mendorong semua pihak menuju gencatan senjata permanen.

China Perkuat Ekspor Bahan Bakar

Lebih dari separuh kuota ekspor tambahan dialokasikan untuk Sinopec. Sementara itu, PetroChina mendapat jatah 150.000 ton dan CNOOC sebanyak 40.000 ton.

Ekspor tersebut didominasi produk diesel dan bahan bakar jet, yang diperkirakan mencapai sekitar 40 persen dari total volume.

Langkah ini diambil setelah permintaan bensin domestik China melemah seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:15 WIB

Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total

Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:28 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA

Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 11:25 WIB

Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:35 WIB

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:21 WIB

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:20 WIB

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:15 WIB

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:58 WIB

Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:41 WIB