- Kebakaran akibat korsleting listrik melanda apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Kamis, 30 April 2026.
- Sebanyak lima orang korban luka telah dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami sesak napas dan patah tulang.
- Petugas masih berupaya mengevakuasi puluhan warga yang diduga masih terjebak di dalam lorong apartemen yang dipenuhi asap.
Suara.com - Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku mencari warga hunian yang terjebak dalam peristiwa kebakaran di apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Isnawa Adji mengatakan kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
“Menurut keterangan bapak ajis petugas safety apartemen telah terjadi konsleting listrik di bagian panel lantai 1 basemen kemudian alarm pemadam berbunyi dan petugas melaporkan ke pemadam,” kata Isnawa, dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Ada 5 orang korban luka yang harus dievakuasi dalam insiden ini. Mereka dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami sesak nafas, dan ada juga yang mengalami patah tulang.
Hingga saat ini petugas masih berupaya mengeluarkan asap yang masih berada di lorong apartemen.
Sementara dari papan yang ada di posko informasi, ada 26 warga hunian yang masih terjebak. Mereka terjebak di beberapa lantai saat kejadian.
Namun, kata petugas yang berjaga, data tersebut bukanlah angka pasti. Sebab masih bisa terus berubah setiap saat.
“Ada yang udah turun tapi belum lapor bisa juga memang masih di atas,” ucapnya.