Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:14 WIB
Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam
Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika. (Suara.com/Feli)
  • Sekjen KPA Dewi Kartika mengkritik kinerja pemerintah yang dinilai tidak maksimal dalam menangani konflik agraria saat audiensi di DPR.
  • Data menunjukkan 211 hari pasca pembentukan pansus, kekerasan, penganiayaan, dan penangkapan terhadap petani serta masyarakat adat masih terus terjadi.
  • KPA mendesak DPR memberikan tekanan politik kepada pemerintah dan segera membentuk badan pelaksana reforma agraria guna menjamin distribusi lahan.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dari aliansi GEBRAK, Dewi Kartika, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pemerintah saat audiensi aliansi GEBRAK dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dalam rangka May Day, Jumat (1/5/2026).

Dalam forum tersebut, Dewi menyebut para menteri di pemerintahan tidak menjalankan fungsi secara maksimal dalam menangani persoalan agraria yang terus berulang.

“Perlu saya sampaikan kepada pimpinan DPR, menteri-menteri yang ada tidak berfungsi. Kalau eksekutif kedap, maka kami hanya bisa menyampaikan aspirasi di DPR. Dan ini selalu berulang,” kata Dewi.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini belum terlihat perubahan signifikan sejak DPR membentuk panitia khusus (pansus) penyelesaian konflik agraria.

Menurut catatannya, sudah 211 hari sejak pansus dibentuk, namun berbagai kasus kekerasan terhadap petani dan masyarakat adat masih terjadi.

Dewi memaparkan, dalam periode Desember 2025 hingga April 2026, setidaknya 22 petani dan masyarakat adat menjadi korban penembakan. Selain itu, 272 orang mengalami penganiayaan akibat pendekatan represif aparat, baik dari unsur TNI, kepolisian, maupun pihak keamanan perusahaan swasta.

Tak hanya itu, sebanyak 450 petani, masyarakat adat, dan aktivis juga dilaporkan ditangkap saat mempertahankan hak atas tanah mereka.

“Artinya sejak dibentuknya pansus, kami masih menunggu perubahan. Apa yang sebenarnya didorong untuk memastikan tidak ada lagi kriminalisasi dan kekerasan terhadap petani dan masyarakat agraris,” ujarnya.

Dewi menilai, berulangnya kasus kekerasan tersebut menunjukkan belum efektifnya mekanisme penyelesaian konflik agraria di tingkat pemerintah.

Karena itu, ia mendesak DPR RI untuk memberikan tekanan politik kepada pemerintah agar agenda reforma agraria benar-benar dijalankan.

“Kalau tidak ada tekanan politik dari DPR, maka reforma agraria tidak akan berjalan. Selalu ada alasan klasik kenapa tanah tidak kunjung sampai kepada petani dan buruh tani,” ucapnya.

Selain itu, Dewi juga mendorong percepatan pembentukan badan pelaksana reforma agraria sebagai langkah konkret untuk memastikan distribusi lahan yang lebih adil bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!

Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:09 WIB

Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:50 WIB

Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing

Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:45 WIB

Terkini

PPP Memanas! Tiga Kader Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

PPP Memanas! Tiga Kader Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:44 WIB

Publik Terbelah, Pengamat Sebut Gerakan Mahasiswa Kini Sulit Sebesar Reformasi 98

Publik Terbelah, Pengamat Sebut Gerakan Mahasiswa Kini Sulit Sebesar Reformasi 98

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:38 WIB

Menyusuri Wajah Baru Rasuna Said: Lantai Bermotif, Jalur Sepeda, dan Impian Kota Ramah Pejalan Kaki

Menyusuri Wajah Baru Rasuna Said: Lantai Bermotif, Jalur Sepeda, dan Impian Kota Ramah Pejalan Kaki

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:26 WIB

Heboh BEM Bersatu, FISIP Unas Bantah Keras: Kami Tak Punya BEM di Tingkat Fakultas

Heboh BEM Bersatu, FISIP Unas Bantah Keras: Kami Tak Punya BEM di Tingkat Fakultas

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:18 WIB

Menanti Bukti Nyata UU PPRT: Hak 4,2 Juta PRT Masih Terganjal Aturan Pelaksana

Menanti Bukti Nyata UU PPRT: Hak 4,2 Juta PRT Masih Terganjal Aturan Pelaksana

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:07 WIB

Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo

Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:57 WIB

Bukan Anti-Dialog, Pakar: Mahasiswa UGM Geruduk Forum Diskusi karena Tak Percaya Menteri Prabowo

Bukan Anti-Dialog, Pakar: Mahasiswa UGM Geruduk Forum Diskusi karena Tak Percaya Menteri Prabowo

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:51 WIB

Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar

Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:37 WIB

Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto

Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:26 WIB

Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik

Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:09 WIB