Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!

Muhammad Yasir, Lilis Varwati

Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:09 WIB
Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!
Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika. [tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Sekjen KPA Dewi Kartika melaporkan UU Cipta Kerja memicu kriminalisasi petani dan konflik agraria di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
  • Keterlibatan militer dalam program pertanian nasional dinilai menggeser peran petani serta menghilangkan lapangan pekerjaan bagi buruh tani lokal.
  • Dewi mendesak DPR meninjau ulang UU Cipta Kerja karena pasal diskriminatif yang merugikan petani, masyarakat adat, dan perempuan pedesaan.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, mengungkap dampak negatif Undang-Undang Cipta Kerja atau UU Ciptaker tidak hanya dirasakan oleh kaum buruh, melainkan telah meluas ke sektor pertanian.

Hal tersebut disampaikan Dewi dalam audiensi Aliansi GEBRAK bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Dewi menyebut, kebijakan dalam UU Cipta Kerja telah memicu berbagai persoalan di tingkat akar rumput, termasuk meningkatnya kriminalisasi terhadap petani.

“Undang-Undang Cipta Kerja ini sudah berdampak, tidak hanya bagi kaum buruh. Bagi kami di petani, kami juga banyak dikriminalisasi karena menggunakan Undang-Undang Cipta Kerja,” ujar Dewi dalam forum yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tersebut.

Dalam penjelasannya, Dewi menyoroti keberadaan Bank Tanah sebagai salah satu instrumen UU Cipta Kerja yang kini mulai merambah wilayah pedesaan dan perkampungan.

Kehadiran lembaga ini dinilai sering bersinggungan dengan lahan kelola masyarakat sehingga memicu konflik agraria yang merugikan petani kecil.

Selain masalah lahan, KPA juga mengkritik keterlibatan aparat militer dalam program-program pertanian nasional.

Dewi menilai langkah militer yang terjun langsung dalam aktivitas tanam-menanam telah menggeser peran serta lapangan pekerjaan bagi petani dan buruh tani.

Tentara juga seolah-olah ingin menggantikan petani, menghilangkan lapangan pekerjaan, menanam jagung, buka sawah baru yang seharusnya itu menjadi ladang bagi petani dan buruh tani,” ungkapnya.

baca juga

Dewi juga menilai sejumlah pasal dalam UU Cipta Kerja bersifat diskriminatif. Menurutnya, regulasi tersebut tidak hanya menekan posisi tawar buruh, tetapi juga berdampak buruk bagi masyarakat adat serta kelompok perempuan di pedesaan.

“Banyak sekali pasal-pasal yang mendiskriminasi, tidak hanya kaum buruh, tapi juga petani dan masyarakat adat serta perempuan di pedesaan,” tegasnya.

Mengakhiri audiensi tersebut, Dewi mendesak DPR RI untuk segera meninjau kembali substansi UU Cipta Kerja.

Ia berharap pembahasan regulasi di masa mendatang dapat lebih berpihak pada keadilan agraria guna mencegah meluasnya konflik sosial di berbagai daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:50 WIB

'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling

'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:34 WIB

Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam

Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×