Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

Galih Prasetyo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:26 WIB
Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat
Seorang pelajar Palestina berusia 14 tahun, Aws al-Naasan, tewas ditembak di kepala dekat gerbang sekolahnya di wilayah Mughayyir, Tepi Barat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Aws al-Naasan, pelajar Palestina berusia 14 tahun, tewas tertembak oleh tentara cadangan Israel di depan sekolahnya, Tepi Barat.
  • Insiden ini menambah daftar panjang serangan terhadap fasilitas pendidikan Palestina yang dilakukan oleh tentara serta pemukim Israel.
  • PBB menyatakan serangan sistematis tersebut mengintimidasi warga Palestina untuk meninggalkan rumah mereka dan berdampak luas bagi anak-anak.

Suara.com - Seorang pelajar Palestina berusia 14 tahun, Aws al-Naasan, tewas ditembak di kepala dekat gerbang sekolahnya di wilayah Mughayyir, Tepi Barat.

Menurut laporan saksi mata, Aws ditembak oleh seorang pria bersenjata yang disebut sebagai anggota pasukan cadangan Israel saat berada di luar gerbang Sekolah Menengah Putra Mughayyir pada 21 April lalu.

Sebelum insiden keji itu terjadi, seorang guru di sekolah tersebut memperigatkan anak didiknya untuk segera masuk ke ruangan saat pelaku mengarahkan senjatanya ke sekolah.

“Masuk ke dalam, dia akan membunuh kalian!” teriak guru bahasa Inggris Waheed Abu Naim.

Dilansir dari The Guardian, kematian Aws disebut hanya satu dari rangkaian serangan yang menargetkan fasilitas pendidikan di wilayah Palestina, khususnya di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Seorang pelajar Palestina berusia 14 tahun, Aws al-Naasan, tewas ditembak di kepala dekat gerbang sekolahnya di wilayah Mughayyir, Tepi Barat. [Istimewa]
Seorang pelajar Palestina berusia 14 tahun, Aws al-Naasan, tewas ditembak di kepala dekat gerbang sekolahnya di wilayah Mughayyir, Tepi Barat. [Istimewa]

Beberapa jam setelah penembakan tersebut, pemukim Israel dilaporkan menghancurkan sebuah sekolah Palestina di desa lain di utara Tepi Barat yang didanai Inggris dan negara-negara Eropa.

Di wilayah Hammamat al-Maleh, empat ruang kelas, toilet sekolah, dan area bermain anak diratakan menggunakan buldoser hingga menjadi puing.

Di kawasan Perbukitan Hebron Selatan, pemukim Israel memasang kawat berduri di jalan menuju sekolah anak-anak Palestina dari desa Umm al-Khair.

Warga setempat menilai langkah itu sebagai upaya menekan komunitas Palestina agar meninggalkan wilayah mereka.

baca juga

“Jalan ini adalah jalur hidup anak-anak kami menuju pendidikan dan kehidupan normal,” kata warga setempat, Tariq Hathaleen.

“Tujuannya jelas, mengintimidasi kami melalui anak-anak kami.”

UNICEF menyatakan serangan terhadap pendidikan Palestina bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari pola kekerasan berulang yang berdampak luas pada anak-anak.

“Serangan terhadap pendidikan anak-anak Palestina bukan kejadian terisolasi,” ujar juru bicara global UNICEF, James Elder.

Menurut data PBB, di Gaza sedikitnya 18.639 pelajar dan 792 guru tewas akibat serangan sejak perang berkecamuk, sementara sembilan dari 10 gedung sekolah rusak atau hancur.

Sementara itu pihak militer Israel mengklaim penembak merupakan tentara cadangan yang melepaskan tembakan setelah kendaraannya dilempari batu.

Namun kelompok HAM Israel B’Tselem menilai insiden itu mencerminkan pola kekerasan sistematis terhadap warga Palestina.

“Serangan-serangan ini dilakukan dengan tujuan memaksa warga Palestina meninggalkan rumah mereka,” kata organisasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina

Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina

Bola | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:11 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah

Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:00 WIB

Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB

Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban

Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:53 WIB

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:42 WIB

Terkini

Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar

Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK

Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Bogor | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:57 WIB

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×