- Mendagri Tito Karnavian menegaskan pembaruan digitalisasi bansos oleh agen perlinsos di Jakarta pada Rabu (30/9/2026) tidak dipungut biaya.
- Agen perlinsos bertugas membantu warga mendaftarkan data, namun tidak berwenang menentukan kelayakan penerima bantuan sosial karena diproses sistem pemerintah.
- Masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan tindakan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum agen perlinsos dalam pembaruan bansos.
Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pembaruan digitalisasi bansos melalui agen perlinsos tidak dipungut biaya sama sekali. Masyarakat diminta tidak memberikan bayaran apa pun, begitu pula agen perlinsos dilarang meminta pungutan.
"Kegiatan untuk meng-update bansos ini, penerima bansos ini adalah gratis," tegas Tito usai mengikuti rapat tingkat menteri terkait Percepatan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Agen Perlinsos terutama berperan membantu warga yang kesulitan mengakses layanan digital, termasuk kelompok lanjut usia yang tidak terbiasa menggunakan telepon seluler, untuk mendaftarkan atau memperbarui data mereka melalui portal Perlinsos.
Agen tidak memiliki kewenangan untuk menentukan seseorang berhak atau tidak menerima bantuan sosial karena proses kelayakan dilakukan melalui sistem pemerintah berdasarkan data yang terintegrasi.
Tito mengingatkan agar agen tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat calon penerima bansos. Data yang didaftarkan kemudian melalui proses verifikasi digital, termasuk pencocokan identitas dan pengenalan wajah, sehingga agen tidak dapat menentukan atau mengubah hasil kelayakan penerima secara sepihak.
"Calon penerima pansos, calonnya belum tentu itu dia menerima. Karena nanti AI akan menyatakan dia layak atau enggak, bukannya si agen," ucapnya.
Bila dalam pelaksanaannya ada agen Perlinsos yang melakukan pungutan liar (pungli), Tito meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor.
"Harus lapor, dong. Makanya di media harus sampaikan bahwa uodate bansos ini gratis," tegasnya.