Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban

Galih Prasetyo

Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:53 WIB
Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban
Ilustrasi tentara Israel di Gaza. [Ist]
baca 10 detik
  • Serangan militer Israel di Lebanon selatan pada Jumat (1/5/2026) menewaskan 12 orang, termasuk anak-anak dan warga sipil.
  • Lokasi serangan terparah terjadi di kawasan Habboush, Distrik Nabatieh, serta wilayah Tyre yang mengakibatkan kerusakan bangunan permukiman.
  • Aksi militer tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan terus menambah jumlah korban jiwa.

Suara.com - Sedikitnya 12 orang tewas dalam gelombang serangan terbaru militer Israel ke wilayah selatan Lebanon pada Jumat (1/5/2026), meski gencatan senjata antara kedua pihak masih berlaku.

Korban tewas dilaporkan termasuk seorang anak, sementara sejumlah warga sipil lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir dari Aljazeera, serangan paling mematikan terjadi di kawasan Habboush, Distrik Nabatieh, yang menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai delapan lainnya.

Di antara korban luka terdapat seorang anak dan seorang perempuan.

Tim pertahanan sipil Lebanon melakukan pencarian di reruntuhan setelah serangan udara besar menghantam kawasan permukiman.

Rekaman dari lokasi menunjukkan sejumlah bangunan rata dengan tanah akibat bombardir.

Israel serang Lebanon (Antara)
Israel serang Lebanon (Antara)

Selain di Habboush, empat korban jiwa lainnya dilaporkan tewas dalam serangan terpisah di sekitar Tyre dan Nabatieh. Militer Israel juga disebut menghancurkan rumah-rumah warga, sebuah biara, dan sekolah dalam operasi hari yang sama.

Sebelum menggempur Habboush, militer Israel sempat mengeluarkan perintah evakuasi paksa kepada warga untuk menjauh setidaknya 1.000 meter dari area target.

Namun, sehari sebelumnya wilayah yang sama juga telah diserang tanpa peringatan.

baca juga

Israel mengklaim serangan menyasar kelompok Hezbollah yang didukung Iran.

Namun, otoritas Lebanon menyebut sebagian besar korban tewas dalam serangan-serangan terbaru merupakan warga sipil.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan total 2.618 orang tewas dan 8.094 lainnya luka-luka sejak konflik terbaru pecah pada 2 Maret 2026.

Angka korban terus bertambah meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah diumumkan sejak 17 April lalu.

Di sisi lain, Hezbollah mengklaim tetap melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Israel di wilayah Lebanon selatan, termasuk menargetkan tank Merkava dan kendaraan militer Israel di kawasan Sour.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:42 WIB

Hizbullah Punya Senjata Baru Mematikan Lawan Israel, Drone Kabel Optik

Hizbullah Punya Senjata Baru Mematikan Lawan Israel, Drone Kabel Optik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:20 WIB

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:58 WIB

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:47 WIB

Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

×