AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Mei 2026 | 13:42 WIB
AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun
kapal Perang AS (Naval Technology)

Amerika Serikat membangun pangkalan tempur di Alaska senilai 7 miliar dolar guna memperkuat Pasifik.

Pembangunan mencakup hanggar, asrama, hingga pusat simulasi tempur canggih untuk melatih pilot militer.

Proyek strategis ini direncanakan mulai berjalan pada 2027 dan selesai pada akhir tahun 2035.

Suara.com - Pentagon memulai ambisi besar memperkuat dominasi udara di wilayah Pasifik dengan membangun kompleks pangkalan tempur raksasa.

Proyek bernama Fighter Town Recapitalization ini membutuhkan total anggaran fantastis mencapai hampir 7 miliar dolar AS.

Dikutip dari Sputnik, langkah strategis ini menjadi respon langsung Amerika Serikat terhadap dinamika keamanan global yang semakin menantang.

Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]
Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]

Angkatan Udara AS menilai fasilitas saat ini di Alaska tidak lagi memadai untuk menampung peningkatan operasi.

Investasi masif ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan militer di kawasan utara melalui pangkalan yang komprehensif.

Tahap awal pembangunan akan menyerap alokasi anggaran sebesar 2,066 miliar dolar AS pada tahun anggaran 2027.

Proses pengerjaan fisik kompleks militer terpadu ini direncanakan rampung sepenuhnya pada Desember 2035 mendatang.

Pentagon menyebut pengembangan ini merupakan kebutuhan mendesak sesuai dengan mandat Strategi Pertahanan Nasional Amerika Serikat.

Fasilitas baru tersebut akan mencakup pembangunan hanggar perawatan canggih hingga kompleks penyimpanan amunisi konvensional.

Militer AS juga menyediakan hunian modern bagi 320 personel untuk mengatasi krisis perumahan di area pangkalan.

Selain infrastruktur fisik, AS menyiapkan dana 355 juta dolar AS untuk Pusat Uji dan Pelatihan Terpadu Bersama.

Fasilitas simulator ini dirancang agar pilot mampu menghadapi ancaman lintas domain dalam lingkungan virtual yang nyata.

Teknologi simulasi canggih tersebut memungkinkan latihan pertempuran modern tanpa harus melakukan penerbangan fisik yang berisiko.

Langkah ini mempertegas transisi militer Amerika Serikat menuju digitalisasi sistem pertahanan yang lebih efektif dan efisien.

Pembangunan pusat pelatihan ini merupakan bagian terpisah namun tetap terintegrasi dengan pengembangan besar di Alaska.

Joint Base Elmendorf-Richardson di Alaska memiliki peran krusial sebagai titik terdepan pertahanan udara Amerika Serikat di Pasifik.

Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, keterbatasan infrastruktur lama dianggap sebagai risiko bagi kesiapan operasional tempur nasional.

Proyek desain dimulai pada Maret 2026 sebagai fondasi sebelum konstruksi besar-besaran resmi dijalankan tahun depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB