Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
Daycare Little Aresha
baca 10 detik
  • DP3AP2 DIY melaporkan krisis penilik PAUD non-formal karena hanya tersedia 24 petugas untuk ribuan lembaga pendidikan.
  • Kekosongan tenaga penilik di Kota Yogyakarta per Mei 2026 menghambat pengawasan kualitas serta pencegahan kasus kekerasan anak.
  • Pemerintah daerah mengupayakan koordinasi dengan pemerintah pusat dan merancang sistem pengawasan mandiri untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja.

Suara.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat krisis tenaga kependidikan spesialis pengawas atau penilik untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) non-formal.

Kondisi ini terungkap di tengah upaya pemerintah daerah memperketat pengawasan pascakasus kekerasan di Daycare Little Aresha.

Data menunjukkan ketimpangan yang sangat tajam antara jumlah penilik dengan jumlah lembaga yang harus diawasi.

"Kalau tidak salah, 24 penilik PAUD non-formal untuk ribuan PAUD non-formal yang ada, yang sudah berizin," kata Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Bahkan, diungkapkan Erlina, Kota Yogyakarta sudah tidak memiliki penilik per 1 Mei 2026 kemarin usai satu-satunya penilik di wilayah tersebut memasuki masa pensiun.

"Kalau Kota (Jogja) nggak punya, kemarin punya satu, pensiun per 1 Mei. Jadi posisi setelah 1 Mei itu nggak punya penilik untuk PAUD non-formal," ungkapnya.

Kekurangan SDM ini dinilai sangat krusial karena beban kerja yang tidak sebanding. Seorang penilik di DIY harus bertanggung jawab atas pengawasan ratusan hingga ribuan lembaga yang ada.

Hal itu sudah mencakup proses perizinan, pemantauan kualitas, hingga pembinaan operasional untuk mencegah terjadinya malpraktik pendidikan atau kekerasan terhadap anak seperti di Little Aresha.

"Bagaimana mungkin mereka kemudian bisa mengawasi dengan baik kalau jumlahnya saja sangat kurang," ujarnya.

baca juga

Lebih lanjut, Erlina bilang Pemda DIY telah berkoordinasi dengan Komisi VIII DPR RI untuk membawa permasalahan ini ke tingkat pusat.

Hal itu mengingat kewenangan penambahan formasi SDM penilik berada di tangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Namun, ia menyadari bahwa penambahan SDM itu tak bisa dilakukan secara singkat.

Maka dari itu sebagai solusi sementara, pihaknya berencana untuk mengembangkan sistem pengawasan mandiri yang lebih efektif.

"Tetapi kalau di sini ya saya mengumpulkan semua pihak itu ya nggak usah menunggu dulu lah, kita bentuk mekanisme baru supaya pengawasan itu kemudian bisa dilakukan," tuturnya.

Selain masalah kuantitas SDM, Erlina menekankan pentingnya pembakuan regulasi di tingkat daerah.

Perbedaan penafsiran terhadap aturan pusat mengenai prosedur perizinan dan pengawasan selama ini menjadi celah yang harus segera ditutup melalui standarisasi di seluruh kabupaten dan kota di DIY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta

Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:27 WIB

Analisis Jean-Paul Van Gastel usai PSIM Dihajar Persib, Soroti Gol Cepat Lawan

Analisis Jean-Paul Van Gastel usai PSIM Dihajar Persib, Soroti Gol Cepat Lawan

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:07 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Hasil Super League: Hajar PSIM 1-0, Persib Bandung Perlebar Jarak dengan Borneo FC

Hasil Super League: Hajar PSIM 1-0, Persib Bandung Perlebar Jarak dengan Borneo FC

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 17:28 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

Antara Topeng Kasih dan Kewaspadaan: Refleksi dari Kasus Little Aresha

Antara Topeng Kasih dan Kewaspadaan: Refleksi dari Kasus Little Aresha

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 14:30 WIB

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB