Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB
Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!
Daycare Little Aresha Selasa (28/4/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta menetapkan pemilik sekaligus ketua yayasan Daycare Little Aresha, DK, bersama dua belas staf sebagai tersangka.
  • Polisi mendalami pola pengasuhan tidak manusiawi yang diduga telah berlangsung lama sejak yayasan berdiri tahun 2021.
  • Tersangka utama DK diketahui merupakan residivis kasus korupsi dan kini menjalani pemeriksaan intensif terkait operasional yayasan.

Suara.com - Kepolisian mengonfirmasi bahwa sosok Diyah Kusumastuti (DK) memegang peran ganda sebagai ketua yayasan sekaligus pemilik Daycare Little Aresha.

Adapun DK (51) sebagai Ketua Yayasan telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan 12 orang lain yakni AP (42) sebagai Kepala Sekolah. Ditambah dengan 11 pengasuh FN (30), NF (26), LIS (34), EN (26), SRM (54), DR (32), HP (47), ZA (30), SRJ (50), DO (31), dan DM (28).

"Ya ketua yayasan itu pemiliknya (daycare Little Aresha)," ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Jogja, Ipda Apri Sawitri saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).

Kepastian mengenai status DK ini menjadi krusial mengingat penyidik tengah mendalami siapa yang menginisiasi aturan atau pola pengasuhan di tempat tersebut. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif untuk memetakan rantai komando di internal yayasan.

"Nggak juga sih (terkait inisiator tunggal), perlu pendalaman. Kalau dari ini bilangnya sana, sana bilangnya sini," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan bahwa DK saat ini masih diperiksa secara mendalam. 

Selain peran gandanya sebagai pemilik, polisi juga membenarkan rekam jejak kelam DK. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, ketua yayasan tersebut merupakan seorang residivis kasus korupsi yang sebelumnya telah menyelesaikan masa hukumannya.

Mengenai operasional yayasan, DK mengaku kepada polisi telah mendirikan lembaga tersebut pada tahun 2021 silam. Namun akta pendiriannya baru terbit setahun setelahnya. 

Polisi kini sedang melacak sejak kapan pola pengasuhan tak manusiawi tersebut mulai diterapkan di bawah kepemimpinan DK.

baca juga

"Jadi kalau dari pendirian mereka mendirikan yayasan itu sekitar tahun 2021, namun kalau akte pendiriannya baru ada di tahun 2022. Ini lagi kita trace dari kapan mereka itu melakukan hal tersebut," kata Adrian.

Dari keterangan tersangka lain berinisial SR yang sudah bekerja selama 1,5 tahun, terungkap bahwa praktik pengasuhan itu sudah terjadi sebelum ia bergabung. Hal ini mengindikasikan adanya pola yang sudah berlangsung lama di bawah kendali pemilik yayasan.

"Kita tanya praktik ini sejak kapan? 'Dari sebelum saya' (pengakuan SR). Berarti artinya kan dia aja udah setahun setengah di sana, dari sebelum dia udah melakukan hal tersebut," ujarnya.

Saat ini kepolisian tengah menelusuri pengasuh-pengasuh terdahulu dalam daycare tersebut. Terlebih, dari daftar susunan pengasuh yang terpampang di daycare, sebagian besar pengasuh sudah pindah tempat.

"Ini makanya kita lagi trace yang dulu siapa, biar kita mengetahui sejak kapan ini didirikan, sejak kapan ini pola-pola pengasuhan seperti ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antara Topeng Kasih dan Kewaspadaan: Refleksi dari Kasus Little Aresha

Antara Topeng Kasih dan Kewaspadaan: Refleksi dari Kasus Little Aresha

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 14:30 WIB

Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi

Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:55 WIB

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

×