Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menetapkan pengemudi SUV berinisial LPR sebagai tersangka atas kasus tabrak lari di Jalan Raya Kalimalang.
  • Insiden kecelakaan pada 2 Mei tersebut mengakibatkan pedagang buah berinisial KA mengalami luka serius di bagian kepala.
  • Polisi tidak menahan tersangka karena pihak keluarga memberikan jaminan kooperatif selama proses hukum berlangsung sesuai aturan berlaku.

Suara.com - Kasus tabrak lari yang menimpa seorang pedagang buah di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, memasuki babak baru. LPR (47), pengemudi SUV Mitsubishi Pajero Sport yang sempat melarikan diri usai menabrak korban, kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara atas insiden kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (2/5) tersebut.

“Hasil gelar perkara kemarin, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

LPR dinilai lalai dan tidak bertanggung jawab saat mengemudikan kendaraannya.

Ojo menjelaskan bahwa tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Tersangka terancam Pasal 311 terkait tindakan mengemudi secara berbahaya dengan sengaja, serta Pasal 312 yang mengatur tindak pidana tabrak lari.

Alasan Polisi Tak Tahan Tersangka

Meski sudah berstatus tersangka, polisi memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap LPR. Keputusan ini diambil lantaran pihak keluarga memberikan jaminan bahwa LPR akan kooperatif selama proses hukum berlangsung.

“Penahanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99 dalam UU No. 20 Tahun 2025 hanya dapat dilakukan berdasarkan surat perintah Penahanan atau penetapan Hakim terhadap Tersangka atau Terdakwa yang melakukan tindak pidana atau melakukan percobaan atau pembantuan melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih,” ucap Ojo.

baca juga

Selain adanya jaminan keluarga, Ojo menyebut alasan subjektif penyidik menjadi pertimbangan utama. Polisi meyakini tersangka tidak akan melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, serta tidak akan mengulangi perbuatannya.

Mitsubishi Pajero Sport 2018 (OLX)
Ilustrasi Mitsubishi Pajero Sport. (Ist)

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, pelarian LPR berakhir setelah tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berhasil mengamankan mobil Pajero hitam miliknya.

"Pelaku dan kendaraan sudah kami amankan dan berlanjut proses berjalan sesuai SOP," kata Ojo Ruslani, Senin lalu. Namun, saat itu pihak kepolisian belum merinci detail identitas pelaku.

Secara terpisah, Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, membeberkan kronologi kecelakaan tersebut.

Peristiwa bermula pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 07.00 WIB di dekat Halte Agraria, Duren Sawit.

"Berdasarkan keterangan yang didapat dari petugas yang mencari informasi di TKP kendaraan jenis Mitsubishi Pajero dengan nomor B 1756 PJL melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Raya Kalimalang," jelas Darwis.

Nahas, saat tiba di lokasi, mobil mewah tersebut menghantam gerobak milik KA (62), seorang pedagang buah yang sedang menyeberang jalan.

Kondisi Korban

Akibat benturan keras tersebut, KA mengalami luka-luka yang cukup serius. "Sesampainya dekat Halte Agraria wilayah Duren Sawit Jakarta Timur, terlibat mengalami kecelakaan lalu lintas dan menabrak seorang penjual atau pedagang buah gerobak berinisial KA (62)," tambah Darwis.

Berdasarkan laporan medis, korban mengalami luka robek pada bagian kepala, patah tulang pada ibu jari tangan kanan, serta memar dan lecet di area pipi kanan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:29 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×