Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
Kondisi kota Lebanon usai diserang Israel (Antara)
baca 10 detik
  • Sebanyak 2.702 warga Lebanon tewas dan 8.311 terluka akibat serangan militer Israel sejak Maret.

  • Gencatan senjata yang diinisiasi Amerika Serikat gagal menghentikan gempuran udara di Lebanon selatan.

  • Hizbullah merespons agresi Israel dengan meluncurkan 12 operasi tempur di sepanjang wilayah perbatasan.

Suara.com - Tragedi kemanusiaan di Lebanon semakin memburuk setelah jumlah angka kematian akibat gempuran militer Israel resmi melampaui angka 2.700 jiwa.

Lonjakan korban ini membuktikan bahwa intensitas serangan udara dan artileri tetap tinggi meski jalur diplomasi internasional sedang diupayakan.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa zona pemukiman di wilayah selatan menjadi titik paling menderita akibat hantaman proyektil militer Israel.

Puluhan ribu warga Lebanon yang mengungsi mulai kembali ke rumah mereka di wilayah selatan, meski gencatan senjata dengan Israel masih diwarnai pelanggaran. [Tangkap layar X]
Puluhan ribu warga Lebanon yang mengungsi mulai kembali ke rumah mereka di wilayah selatan, meski gencatan senjata dengan Israel masih diwarnai pelanggaran. [Tangkap layar X]

Kementerian Kesehatan Lebanon merilis akumulasi data yang sangat memprihatinkan mengenai dampak fisik dari agresi bersenjata tersebut.

"Data akhir akibat agresi Israel dari 2 Maret hingga 5 Mei: 2.702 tewas dan 8.311 terluka," kata Kemenkes Lebanon melalui pernyataan, Selasa (5/5).

Laporan terbaru menunjukkan penambahan enam nyawa yang melayang hanya dalam kurun waktu satu hari pada hari Selasa.

Citra Satelit Israel lancurkan Lebanon (BBC)
Citra Satelit Israel lancurkan Lebanon (BBC)

Pesawat tempur Israel secara sistematis menyasar titik-titik strategis dan pemukiman di sejumlah kota bagian selatan negara tersebut.

Wilayah pinggiran Tyre menjadi salah satu lokasi yang mengalami kerusakan parah akibat serangan udara yang diluncurkan secara beruntun.

Di sisi lain, kelompok perlawanan Hizbullah tidak tinggal diam dan terus melakukan upaya balasan terhadap pergerakan pasukan lawan.

baca juga

Hizbullah mengonfirmasi telah menjalankan sedikitnya 12 misi tempur yang diarahkan langsung kepada militer Zionis Israel.

Situasi ini memicu pertanyaan besar mengingat adanya kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah diinisiasi oleh Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah mengeklaim adanya komitmen penghentian kontak senjata antara pemimpin kedua belah pihak.

Pada 16 April, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Pemimpin Otoritas Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk memulai gencatan senjata selama 10 hari, yang kemudian diperpanjang hingga tiga pekan.

Namun fakta yang terjadi di garis perbatasan justru menunjukkan realitas yang sangat kontradiktif dengan pengumuman diplomatik tersebut.

Militer Israel terus mempertahankan operasi udara dan tembakan artileri ke wilayah kedaulatan Lebanon selatan hampir setiap hari.

Ketegangan bersenjata ini mulai meningkat drastis sejak awal Maret dengan eskalasi serangan yang meluas ke area publik.

Upaya gencatan senjata yang diperpanjang hingga tiga pekan ternyata tidak mampu meredam kekerasan yang terjadi di lapangan.

Konflik ini telah menciptakan krisis pengungsian dan kerugian infrastruktur yang masif di sepanjang wilayah perbatasan Lebanon selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Terkini

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB