Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
MV Hondius (SOE)
baca 10 detik
  • Spanyol setuju menampung kapal MV Hondius setelah wabah Hantavirus menyebabkan kematian beruntun penumpang.

  • Tiga orang dinyatakan tewas dan dokter kapal dalam kondisi kritis akibat infeksi virus.

  • Evakuasi ke Kepulauan Canaria dilakukan berdasarkan misi kemanusiaan dan perlindungan warga negara Spanyol.

Suara.com - Pemerintah Spanyol akhirnya membuka pelabuhan di Kepulauan Canaria untuk menampung kapal pesiar MV Hondius yang kini berstatus darurat medis global.

Langkah evakuasi ini diambil setelah virus mematikan jenis Hantavirus terkonfirmasi menjadi penyebab rangkaian kematian misterius di atas kapal mewah tersebut.

Dikutip dari Elpais, keputusan ini mengakhiri ketidakpastian nasib ratusan penumpang yang sempat tertahan di perairan Tanjung Verde tanpa izin bersandar.

Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]
Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]

Kematian pertama menimpa seorang pria Belanda berusia 70 tahun yang mengalami gagal napas akut di tengah perjalanan Atlantik Selatan.

Tragedi berlanjut saat istri korban yang sedang mengurus repatriasi jenazah di Afrika Selatan juga meninggal dengan gejala serupa.

Pihak otoritas medis baru menyadari kegawatan situasi setelah hasil laboratorium di Afrika Selatan mengonfirmasi infeksi positif Hantavirus.

Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)
Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)

“Spanyol memiliki kewajiban moral dan hukum untuk membantu orang-orang ini, yang di antaranya juga terdapat beberapa warga negara Spanyol,” ungkap Kementerian Kesehatan dalam rilis persnya.

Kapal yang mengangkut 149 orang tersebut kini menjadi fokus penanganan epidemiologi lintas negara untuk memutus rantai penularan.

Situasi semakin pelik karena dokter kapal yang seharusnya menjadi garda terdepan penanganan justru jatuh sakit dalam kondisi kritis.

baca juga

Total terdapat tiga kematian yang diduga kuat berkaitan langsung dengan serangan virus yang biasanya berasal dari hewan pengerat ini.

Hingga saat ini, para ahli kesehatan masih melacak sumber awal masuknya virus ke dalam lingkungan tertutup kapal pesiar tersebut.

Otoritas Tanjung Verde sebelumnya menolak keras izin sandar bagi MV Hondius karena risiko penyebaran wabah yang dianggap terlalu tinggi.

Perjalanan yang awalnya dijadwalkan sebagai wisata ekosistem terpencil kini berubah menjadi misi penyelamatan nyawa di bawah pengawasan WHO.

Kapal MV Hondius diperkirakan akan tiba di dermaga Spanyol dalam kurun waktu tiga hingga empat hari ke depan.

Tim medis khusus telah disiagakan untuk menjemput penumpang dengan protokol isolasi ketat guna mencegah kebocoran virus ke daratan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:01 WIB

Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026

Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru November 2026, Cek Spesifikasi dan Keunggulannya

Harga HP Xiaomi Terbaru November 2026, Cek Spesifikasi dan Keunggulannya

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:16 WIB

Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026

Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 14:16 WIB

Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

Pekerja Informal Makin Dominan, Wirausaha Mandiri Melonjak Ketimbang Orang Kantoran

Pekerja Informal Makin Dominan, Wirausaha Mandiri Melonjak Ketimbang Orang Kantoran

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:13 WIB

Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar

Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 14:12 WIB

×