-
Spanyol setuju menampung kapal MV Hondius setelah wabah Hantavirus menyebabkan kematian beruntun penumpang.
-
Tiga orang dinyatakan tewas dan dokter kapal dalam kondisi kritis akibat infeksi virus.
-
Evakuasi ke Kepulauan Canaria dilakukan berdasarkan misi kemanusiaan dan perlindungan warga negara Spanyol.
Di antara penumpang yang terjebak, terdapat 14 warga negara Spanyol yang kini menunggu kepastian proses karantina lebih lanjut.
Negosiasi alot antara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Madrid menjadi kunci pembuka jalan bagi pendaratan darurat ini.
Pemerintah memastikan bahwa seluruh fasilitas medis di Kepulauan Canaria telah siap menangani komplikasi pneumonia berat yang dialami korban.
Kapal MV Hondius memulai ekspedisinya dari Ushuaia, Argentina, pada akhir Maret dengan biaya perjalanan mencapai puluhan ribu dolar.
Kapal ini dirancang untuk perjalanan ke wilayah terpencil seperti Antartika sebelum akhirnya terjebak wabah di tengah rute menuju Tanjung Verde.
Penyelidikan epidemiologi saat ini difokuskan pada aktivitas penumpang saat melakukan perjalanan darat di Chile dan Argentina sebelum naik ke kapal.