11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB
11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Polresta Sleman menyelidiki temuan 11 bayi yang dirawat di sebuah rumah di Pakem, Sleman, setelah menerima laporan warga.
  • Bayi tersebut awalnya dilahirkan di sebuah praktik bidan di Gamping sebelum dipindahkan sementara ke lokasi di Pakem.
  • Tim gabungan mengevakuasi bayi ke RSUD dan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut serta melakukan pemeriksaan saksi terkait.

Suara.com - Polresta Sleman tengah mendalami temuan 11 bayi yang dirawat di sebuah rumah di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Penemuan ini bermula dari laporan warga dan perangkat desa setempat yang merasa janggal dengan keberadaan belasan bayi di satu lokasi yang sama.

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit mengungkapkan bahwa bayi-bayi tersebut awalnya dilahirkan di sebuah praktik bidan di wilayah Banyuraden, Gamping, Sleman.

Sebelum akhirnya dipindahkan ke sebuah rumah yang berlokasi di Pakem. Pemindahan ini bersifat sementara mengingat lokasi sebelumnya di Gamping sedang digunakan untuk kegiatan lain.

"Tentunya kami merasa ada hal yang janggal terhadap adanya 11 bayi yang ada di Hargobinangun tersebut di satu rumah yang ditungguin atau dirawat oleh tiga orang," kata Wiwit kepada awak media, Senin (11/5/2026).

Disampaikan Wiwit, dari informasi yang didapat bayi-bayi yang ditemukan tersebut awalnya dilahirkan di sebuah praktik bidan yang berlokasi di wilayah Banyuraden, Gamping, Sleman.

"Bayi itu dilahirkan di bidan di Banyuraden itu. Awalnya adalah hanya satu orang yang melahirkan di sana. Kemudian si ibunya ini yang pertama itu menitipkan (anaknya) kepada bidan tersebut untuk dirawat," ungkapnya.

Dari satu orang itu kemudian berkembang menjadi beberapa ibu yang kemudian ikut menitipkan bayinya setelah lahir kepada bidan tersebut.

Adapun dalam satu minggu terakhir bayi-bayi itu dipindahkan ke sebuah rumah di wilayah Pakem. Pemindahan lokasi ke wilayah Pakem ini disebut bersifat sementara mengingat lokasi yang berada di Gamping sedang digunakan untuk kegiatan lain.

baca juga

Berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai instansi terkait, kepolisian langsung melakukan langkah evakuasi untuk memastikan keselamatan anak-anak tersebut. 

"Kemudian pada hari itu dari dinas yang berkompeten itu melakukan evakuasi. Evakuasi pengecekan terhadap anak yang tiga bayi kita rawat di RSUD dan dua bayi diambil yang mengaku ibunya. Terus yang lain di enam bayi yang lain dirawat di Dinsos untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, Dinas Sosial, hingga Dinas Kesehatan dilibatkan untuk mengawasi kondisi fisik dan masa depan ke-11 bayi tersebut. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi, mulai dari pihak bidan, pengasuh, hingga tokoh masyarakat. 

Meskipun praktik kebidanan yang bersangkutan memiliki izin resmi, polisi menyebut fungsi penitipan bayi di rumah tersebut diduga kuat belum memiliki legalitas yang sah.

"Kita masih lidik, belum (ada tersangka), masih penyelidikan pendalaman apakah ada aturan hukum yang dilanggar atau tidak," tandasnya.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi yang diduga digunakan penitipan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, rumah tersebut sudah kosong. Namun masih terlihat beberapa baju bayi yang masih dijemur di sudut rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap

Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:22 WIB

Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka

Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Polda Metro Periksa 24 Saksi Kasus Sutrimo, Status Kini Naik ke Penyidikan

Polda Metro Periksa 24 Saksi Kasus Sutrimo, Status Kini Naik ke Penyidikan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?

Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki

Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Hilal Firmansyah Mantap Maju Jadi Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor

Hilal Firmansyah Mantap Maju Jadi Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Apa Saja Bahan Aktif yang Biasanya Terkandung dalam Serum Penumbuh Rambut?

Apa Saja Bahan Aktif yang Biasanya Terkandung dalam Serum Penumbuh Rambut?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Gus Yaqut Tegaskan Kuota Haji Tambahan 20 Ribu Adalah Instruksi Langsung Jokowi

Gus Yaqut Tegaskan Kuota Haji Tambahan 20 Ribu Adalah Instruksi Langsung Jokowi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman

Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan

Ketua Komisi X DPR RI Minta Temuan Barang Diduga Senjata di Sekolah Diusut Transparan

DPR | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:18 WIB

×