Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 19:05 WIB
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
Kontroversi Totok Sirih di Palembang: Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar (magnific)

Suara.com - Media sosial kembali diramaikan dengan sebuah praktik pijat bayi yang menuai pro dan kontra, yaitu totok sirih di Palembang.

Video yang memperlihatkan bayi dipijat menggunakan teknik tertentu dengan media daun sirih langsung viral dan memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama tenaga medis.

Di satu sisi, praktik ini diklaim sebagai terapi tradisional yang bermanfaat.

Namun di sisi lain, banyak pihak termasuk Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menyatakan kekhawatiran serius terkait keamanan metode tersebut.

Lalu, sebenarnya apa yang membuat praktik ini kontroversial? Dan bagaimana cara pijat bayi yang benar menurut medis?

Kontroversi Totok Sirih pada Bayi

Kasus ini mencuat setelah beredarnya video praktik “totok daun sirih” pada bayi di Palembang. Dalam video tersebut, terlihat bayi mendapatkan tekanan pada titik-titik tertentu dengan alat maupun tangan, yang dinilai cukup kuat untuk ukuran bayi.

Menurut tanggapan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tubuh bayi dan balita masih sangat sensitif, baik dari segi jaringan otot, saraf, maupun organ dalam.

Oleh karena itu, tindakan yang melibatkan tekanan berlebihan atau teknik yang tidak terstandarisasi dapat berisiko.

Beberapa poin yang menjadi sorotan dalam kontroversi ini antara lain:

  • Tekanan berlebih pada tubuh bayi yang berpotensi menyebabkan cedera
  • Tidak adanya standar medis dalam praktik totok sirih
  • Minimnya bukti ilmiah terkait manfaat metode tersebut
  • Risiko gangguan pada tulang, saraf, dan organ bayi

Ketua IDAI juga menekankan bahwa terapi alternatif pada bayi harus sangat berhati-hati dan sebaiknya berbasis bukti ilmiah serta dilakukan oleh tenaga profesional.

Mengapa Bayi Tidak Boleh Dipijat Sembarangan?

Bayi bukanlah "miniatur orang dewasa". Struktur tubuh mereka masih berkembang, sehingga:

  • Tulang masih lunak dan mudah berubah bentuk
  • Kulit lebih tipis dan sensitif
  • Sistem saraf belum matang sepenuhnya
  • Organ dalam masih rentan terhadap tekanan

Oleh karena itu, teknik pijat yang terlalu keras atau tidak tepat justru bisa menimbulkan dampak negatif, seperti trauma fisik hingga gangguan perkembangan.

Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Agar aman dan memberikan manfaat optimal, pijat bayi perlu dilakukan dengan alur yang tepat. Berikut tahapan lengkap yang direkomendasikan oleh IDAI.

Sebelum memulai, pastikan beberapa hal berikut:

  • Ruangan hangat dan tenang agar bayi merasa nyaman
  • Tangan bersih dan kuku pendek untuk mencegah iritasi kulit
  • Gunakan minyak khusus bayi untuk mengurangi gesekan
  • Pastikan bayi dalam kondisi tenang, sadar, dan tidak mengantuk berlebihan

Persiapan ini penting karena kenyamanan bayi sangat memengaruhi efektivitas pijat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang

5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 07:30 WIB

5 Rekomendasi Parfum Aroma Bayi dari Brand Lokal, Wangi Lembut Bikin Nyaman Seharian

5 Rekomendasi Parfum Aroma Bayi dari Brand Lokal, Wangi Lembut Bikin Nyaman Seharian

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 11:05 WIB

Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis

Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd

Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 18:45 WIB

1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026

1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 18:35 WIB

Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!

Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 18:17 WIB

Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot

Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 17:11 WIB

Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 17:10 WIB

Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi

Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:35 WIB

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:30 WIB

Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?

Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:12 WIB

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB