Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Kepolisian menemukan sebelas bayi hasil hubungan luar nikah yang dititipkan di sebuah rumah wilayah Pakem, Sleman, Yogyakarta.
  • Penemuan bermula dari laporan warga pada 8 Mei 2026 terkait kecurigaan praktik penitipan bayi di lingkungan mereka.
  • DPR RI mendesak pemerintah memastikan perlindungan seluruh bayi serta memberikan pendampingan psikologis bagi ibu dan keluarga terkait.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menyoroti temuan 11 bayi yang dititipkan di sebuah rumah di wilayah Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan temuan kepolisian, mayoritas bayi tersebut lahir dari hubungan di luar pernikahan.

"Ini tentu menjadi keprihatinan bersama. Anak-anak yang lahir tetap harus mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan hak hidup yang layak. Negara tidak boleh membiarkan mereka menjadi korban dari situasi sosial yang terjadi,” ujar Singgih kepada Suara.com, Senin (11/5/2026).

Singgih menilai kasus tersebut menunjukkan adanya persoalan serius terkait ketahanan keluarga dan kondisi sosial masyarakat.

Ia meminta pemerintah daerah, kementerian terkait, dan aparat penegak hukum memastikan seluruh bayi mendapat perlindungan dan penanganan yang layak.

Selain itu, ia juga mendorong adanya pendampingan psikologis bagi ibu dan keluarga yang terlibat agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

"Jangan sampai anak-anak menjadi pihak yang paling dirugikan. Kita perlu memperkuat peran keluarga, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah agar persoalan sosial seperti ini bisa dicegah sejak dini,” tegasnya.

Singgih turut mengapresiasi langkah warga dan perangkat desa yang melaporkan keberadaan belasan bayi tersebut kepada aparat.

Langkah proaktif masyarakat tersebut dinilai sangat krusial agar penanganan oleh pihak berwenang dapat segera dilakukan demi menyelamatkan masa depan anak-anak tersebut.

baca juga
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). (Suara.com/Hiskia)

Penemuan 11 bayi itu bermula dari laporan warga dan perangkat desa yang curiga dengan keberadaan banyak bayi di satu rumah di wilayah Pakem, Sleman, Jumat (8/5/2026).

Kasatreskrim Polresta Sleman AKP Mateus Wiwit mengatakan bayi-bayi tersebut sebelumnya lahir di sebuah praktik bidan di wilayah Banyuraden, Gamping, Sleman.

Awalnya hanya satu ibu yang menitipkan bayinya usai melahirkan. Namun praktik penitipan itu berkembang hingga ditemukan 11 bayi.

Dalam sepekan terakhir, bayi-bayi tersebut dipindahkan ke sebuah rumah di wilayah Pakem karena lokasi sebelumnya di Gamping sedang digunakan untuk kegiatan lain.

"Ya, untuk bayi ini mayoritas memang terus terang di luar pernikahan namun dari pemerintah pun akan mengupayakan bagaimana status terhadap orang tua dan anak ini," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:12 WIB

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

×