Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB
Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Polresta Sleman mengevakuasi 11 bayi dari tempat penitipan ilegal di Padukuhan Randu, Sleman, pada Senin (11/5/2026).
  • Tiga bayi menerima perawatan intensif di RSUD Sleman akibat sakit kuning, hernia, serta kelainan jantung bawaan.
  • Seluruh bayi dinyatakan bebas dari penyakit menular, sementara beberapa di antaranya telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Suara.com - Polresta Sleman terus memantau kondisi kesehatan 11 bayi yang berhasil dievakuasi dari penitipan ilegal di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Langkah medis segera diambil oleh tim gabungan untuk memastikan keselamatan belasan bayi yang berusia antara satu hingga sepuluh bulan tersebut.

Kasatreskrim Polresta Sleman, Mateus Wiwit, menyebut dari total 11 bayi yang ditemukan, tiga di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan kesehatan yang diderita.

"Hasil dari evakuasi pengecekan terhadap anak yang tiga bayi, kita rawat di RSUD (Sleman)," kata Wiwit, ditemui di Mapolresta Sleman, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, ketiga bayi tersebut saat ini masih dalam pengawasan tenaga medis guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Itu ada sakit yang pertama kemarin ada jantung bawaan, sakit kuning dan hernia. Tiga-tiganya masih di rumah sakit," ucapnya.

Disampaikan Wiwit, dua di antaranya dilaporkan mulai menunjukkan kondisi yang stabil setelah mendapatkan tindakan medis.

"Namun (bayi) yang hernia dan kuning ini sekarang sudah dalam keadaan normal. Dan yang untuk jantung karena bawaan mungkin nanti itu akan ada tindak lanjut lebih," tambahnya.

Selain penanganan penyakit fisik bawaan, tim medis dari pihak rumah sakit juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait risiko penyakit menular. Hal ini dilakukan guna memastikan lingkungan perawatan di Dinas Sosial maupun rumah sakit tetap aman bagi seluruh bayi.

baca juga

"Perlu kita sampaikan juga dari rumah sakit memberikan penjelasan terhadap penyakit menular seperti HIV, hepatitis dan penyakit menular lainnya aman ke-11 bayi itu. Dari rumah sakit dinyatakan aman bersih dari penyakit-penyakit yang seperti itu," tegasnya.

Proses evakuasi dan pengecekan kesehatan dilakukan secara bertahap oleh dinas terkait. Saat ini, dua bayi sudah diambil orang tuanya dan enam bayi lainnya dirawat di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman.

Keselamatan dan kesehatan jangka panjang menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini. Pihak kepolisian bersama para pemangku kepentingan terkait berkomitmen mengedepankan hak-hak anak dan memastikan mereka tumbuh dalam kondisi sehat serta terlindungi.

"Intinya kami di sini mengedepankan dulu keselamatan kesehatan terhadap bayi jangan sampai terjadi hal-hal yang mengkhawatirkan, hal-hal yang mengganggu kesehatan serta pertumbuhannya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB

Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027

Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:27 WIB

PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter

PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:43 WIB

Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026

Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026

Bola | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:38 WIB

Orang Tua Akan Kirim Petisi, Desak Sanksi Dosen UGM yang Diduga Terlibat Daycare Little Aresha

Orang Tua Akan Kirim Petisi, Desak Sanksi Dosen UGM yang Diduga Terlibat Daycare Little Aresha

Video | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:49 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT

Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT

Jogja | Sabtu, 26 September 2026 | 13:31 WIB

Kehilangan Tokoh Besar, Prof Dasco: Karya Guruh Soekarnoputra Akan Selalu Dikenang Bangsa

Kehilangan Tokoh Besar, Prof Dasco: Karya Guruh Soekarnoputra Akan Selalu Dikenang Bangsa

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 13:29 WIB

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 13:27 WIB

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 13:24 WIB

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:23 WIB

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Opini | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

×