Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar

Bernadette Sariyem

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:28 WIB
Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar
Dyastasita Widya Budi. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Dyastasita Widya Budi dinilai tidak adil saat menjuri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat.
  • Publik menyoroti rekam jejak Dyastasita yang pernah diperiksa KPK terkait dugaan gratifikasi pengadaan barang periode 2019-2021.
  • Ketua Fraksi Gerindra MPR RI mendesak pergantian juri karena tindakan tidak objektif dan sikap antikritik terhadap peserta.

Suara.com - Nama Dyastasita Widya Budi tengah menjadi sorotan publik, setelah penilaiannya dalam Lomba Cerdas Cermat atau LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat dinilai tidak adil sehingga merugikan peserta.

Publik kini tidak hanya menyoroti ketidakadilan penilaian Dyastasita terhadap Josepha Alexandra alias Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak, tetapi juga mulai menguliti rekam jejaknya.

Dyastasita, juri yang memberikan nilai minus kepada regu Ocha namun memberi poin penuh kepada peserta lain untuk jawaban yang substansinya serupa, ternyata pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Berdasarkan penelusuran data hukum, Selasa (12/5/2026), Dyastasita yang menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi di Sekretariat Jenderal MPR RI, ternyata memiliki riwayat pemeriksaan oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setjen MPR RI.

Pada Juni 2025 lalu, KPK mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap Dyastasita dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan di Biro Persidangan dan Sosialisasi Setjen MPR RI tahun 2020.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kala itu mengonfirmasi pemeriksaan dilakukan untuk mendalami aliran dana haram dalam proyek pengadaan.

"Iya, saksi hadir. Penyidik kami menggali tentang pengadaan barang dan jasa, saat tempus penerimaan gratifikasi itu terjadi," kata Budi, Rabu 25 Juni 2025.

Dalam pengembangannya, KPK telah menetapkan satu orang tersangka yang diduga menerima gratifikasi dengan nilai yang fantastis, mencapai belasan miliar rupiah.

baca juga

"KPK sementara ini sudah menetapkan satu tersangka. Potensi kerugian negara belasan miliar, kurang lebih Rp 17 miliar," kata Budi.

Meski Dyastasita diperiksa sebagai saksi, keterlibatannya sebagai PPK dalam proyek di masa tersebut menjadi catatan yang kini diungkit kembali oleh publik di tengah isu ketidakjujuran penilaian lomba.

Kasus hukum ini sempat diklarifikasi oleh Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah. Ia menegaskan bahwa perkara yang ditangani KPK merupakan kasus lama yang terjadi pada periode 2019-2021 dan tidak melibatkan unsur pimpinan MPR saat ini.

"Kami tegaskan, kasus itu perkara lama, periode 2019-2021. Soal ini, tak ada keterlibatan pimpinan MPR. Sebab, kasus itu tanggung jawab administratif serta teknis sekretariat," kata Siti Fauziah ketika itu.

Dinilai curang

Kini, integritas Dyastasita kembali diuji di hadapan publik dalam panggung edukasi.

Dalam Final LCC di Kalimantan Barat, Dyastasita menjadi sorotan saat memberikan nilai minus lima (-5) kepada Regu C dari SMAN 1 Pontianak karena dianggap tidak menyebutkan "DPD" dengan artikulasi yang jelas saat menjawab pertanyaan soal BPK.

Namun, ironisnya, ia memberikan nilai 10 kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas untuk jawaban yang hampir identik.

Sikap kaku juri yang menolak protes siswa dengan alasan "keputusan juri bersifat final" memicu kemarahan Ketua Fraksi Gerindra MPR RI, Habiburokhman.

Ia menilai perilaku juri tersebut kontraproduktif dengan semangat Empat Pilar yang menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran. Habiburokhman bahkan mendesak agar tim juri segera diganti karena dianggap antikritik.

"Kami menyayangkan sikap juri, panitia, dan juga pembawa acara yang tak mengakui kesalahan. Mereka juga menunjukkan sikap antikritik. Mereka selayaknya meminta maaf ke Ocha," kata Habiburokhman.

Tak hanya itu, Ketua Komisi III DPR itu juga menambahkan, "Usulan kami, juri acara itu diganti. Acara disetop dulu sampai ada perbaikan."

Kekayaan Dyastasita

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025, Dyastasita tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp581.220.940.

Publik kini mendesak adanya transparansi dan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat di lingkungan MPR RI yang terlibat dalam kegiatan strategis seperti edukasi konstitusi bagi generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC 4 Pilar MPR RI Versi LHKPN, Tak Punya Kendaraan?

Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC 4 Pilar MPR RI Versi LHKPN, Tak Punya Kendaraan?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:47 WIB

Siapa Dyastasita Widya Budi? Juri LCC 4 Pilar MPR RI yang Anulir Jawaban Benar Peserta

Siapa Dyastasita Widya Budi? Juri LCC 4 Pilar MPR RI yang Anulir Jawaban Benar Peserta

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:13 WIB

Profil Dyastasita WB: Juri LCC MPR yang Viral, LHKPN Miliknya Tak Punya Kendaraan

Profil Dyastasita WB: Juri LCC MPR yang Viral, LHKPN Miliknya Tak Punya Kendaraan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:06 WIB

Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha

Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:00 WIB

Berapa Hadiah Pemenang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI? Ini Rincian Lengkapnya

Berapa Hadiah Pemenang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI? Ini Rincian Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:41 WIB

Indri Wahyuni Juri LCC MPR  Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Indri Wahyuni Juri LCC MPR Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:58 WIB

Tahapan Seleksi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Jadi Sorotan usai Polemik Juri

Tahapan Seleksi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Jadi Sorotan usai Polemik Juri

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:51 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×