PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB
PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar
Ilustrasi PHK. (Pixabay/geralt)
baca 10 detik
  • Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 53.490 tenaga kerja melaporkan pemutusan hubungan kerja sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.
  • Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah laporan pemutusan hubungan kerja terbanyak di Indonesia mencapai 10.880 tenaga kerja.
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan penciptaan lapangan kerja secara keseluruhan masih lebih besar dibandingkan total pemutusan hubungan kerja.

Suara.com - Jumlah tenaga kerja yang melaporkan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 53.490 orang sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, penciptaan lapangan kerja secara keseluruhan masih lebih besar dibandingkan jumlah PHK tersebut.

Airlangga mengatakan, pemerintah akan melihat lebih lanjut sektor yang mencatatkan PHK.

"Ya, nanti kita lihat. Kan secara keseluruhan total penciptaan lapangan kerja masih lebih besar. Nanti dilihat sektornya sektor apa," ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (25/9/2026).

Data Satu Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 53.490 tenaga kerja melaporkan terkena PHK sepanjang Januari-Agustus 2026.

Data tersebut merupakan rekapitulasi tenaga kerja yang melaporkan PHK melalui Sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Fakhri]
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. [Suara.com/Fakhri]

Jika dirinci berdasarkan bulan, jumlah laporan PHK tertinggi terjadi pada Juni 2026 dengan 9.028 tenaga kerja. Berikutnya Mei sebanyak 9.019 orang, April 8.498 orang, Februari 7.913 orang, Maret 7.187 orang, Januari 5.967 orang, Juli 4.897 orang, dan Agustus 981 orang.

Sementara berdasarkan provinsi, Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah laporan PHK terbanyak, yakni 10.880 tenaga kerja. Kemudian Banten 6.303 orang, Jawa Timur 5.400 orang, Jawa Tengah 4.769 orang, dan DKI Jakarta 3.900 orang.

Di luar Pulau Jawa, laporan PHK terbesar tercatat di Kalimantan Selatan sebanyak 3.266 orang, Kalimantan Timur 3.092 orang, Sumatera Utara 2.846 orang, Sumatera Selatan 2.117 orang, dan Sulawesi Selatan 1.938 orang.

baca juga

Kemnaker memberikan sejumlah catatan terkait data tersebut. Rekapitulasi tenaga kerja yang melaporkan terkena PHK pada Sistem JKP masih dapat berubah karena adanya pembaruan data yang bersumber dari sistem produksi.

"Khususnya untuk data tahun berjalan masih bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala setiap bulan," tulis Kemnaker.

Kemnaker juga menjelaskan data PHK tidak mencakup pekerja yang berhenti karena mengundurkan diri, pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia.

"Tenaga kerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat mengundurkan diri, pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia tidak termasuk dalam perhitungan (berdasarkan PP 6/2025 dan Permenaker 2/2025)," lanjut Kemnaker.

Selain itu, data pelaporan PHK yang masuk ke Sistem JKP terlebih dahulu menjalani proses deduplikasi berdasarkan NIK dan tanggal terjadinya PHK untuk menghindari pencatatan ganda.

Kemnaker juga mengingatkan angka dalam publikasi terbaru dapat berbeda dengan publikasi sebelumnya karena proses pembaruan dan pengolahan data.

Ilustrasi PHK (Shutterstock)
Ilustrasi PHK (Shutterstock)

"Angka Rekapitulasi Pekerja yang melaporkan terkena PHK pada publikasi/olahan terbaru dapat berbeda dengan publikasi/olahan sebelumnya sebagai akibat dari proses pembaruan dan pengolahan data," pungkas Kemnaker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?

Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:27 WIB

33 Juta Warga Dapat Bansos Beras 30 Kg, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

33 Juta Warga Dapat Bansos Beras 30 Kg, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:49 WIB

Di Balik Rencana Prabowo Wajibkan Warga RI Umur 17 Tahun Punya Rekening Bank

Di Balik Rencana Prabowo Wajibkan Warga RI Umur 17 Tahun Punya Rekening Bank

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:17 WIB

Demi Bansos Tunai, Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening Massal Warga RI di BRI dan BSI

Demi Bansos Tunai, Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening Massal Warga RI di BRI dan BSI

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 16:53 WIB

Indonesia Terancam Krisis Talenta Project Manager

Indonesia Terancam Krisis Talenta Project Manager

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:12 WIB

Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 15:20 WIB

Terkini

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Profil I Gusti Bagus Widya Putra, Pria yang Sempat Halangi Tim Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Profil I Gusti Bagus Widya Putra, Pria yang Sempat Halangi Tim Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:44 WIB

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

John Herdman Terang-terangan Soal Pencoretan 3 Pemain Persib dari Timnas Indonesia

John Herdman Terang-terangan Soal Pencoretan 3 Pemain Persib dari Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Tabrak Semangat UU TPKS, DPR: Mas Bechi Tak Semestinya Mudah Bebas

Tabrak Semangat UU TPKS, DPR: Mas Bechi Tak Semestinya Mudah Bebas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Tante Sonya Bukan Cuma Soal Cinta Beda Usia, Ini Alasan Serialnya Menarik Ditonton

Tante Sonya Bukan Cuma Soal Cinta Beda Usia, Ini Alasan Serialnya Menarik Ditonton

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

Pembebasan Bersyarat Bechi Dikecam: Seharusnya Pelaku Kekerasan Seksual Tak Semudah Itu Bebas!

Pembebasan Bersyarat Bechi Dikecam: Seharusnya Pelaku Kekerasan Seksual Tak Semudah Itu Bebas!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:37 WIB

Berat Badan Sudah Turun, Bagaimana Menjaganya agar Tak Kembali Naik?

Berat Badan Sudah Turun, Bagaimana Menjaganya agar Tak Kembali Naik?

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 14:36 WIB

×