Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
Pasien Hantavirus (NCID)
baca 10 detik
  • Delapan belas penumpang MV Hondius dikarantina di Amerika Serikat akibat potensi paparan hantavirus.

  • Tiga orang tewas secara global dalam wabah yang diduga berasal dari satwa liar.

  • Pasien di Nebraska positif virus namun stabil, sementara isolasi meluas hingga ke Arizona.

Suara.com - Ancaman patogen mematikan kini menghantui daratan Amerika Serikat setelah delapan belas penumpang kapal pesiar MV Hondius resmi dievakuasi ke pusat medis tingkat tinggi. Otoritas kesehatan mengambil langkah ekstrem ini guna membendung potensi penyebaran hantavirus yang telah merenggut nyawa di luar negeri.

Langkah isolasi ini menjadi alarm keras bagi sistem kesehatan publik terhadap risiko penularan virus dari aktivitas wisata global. Evakuasi dilakukan secara mendadak begitu kapal bersandar untuk memastikan setiap individu di bawah pengawasan ketat ahli medis profesional.

Dilansir USAToday, Pusat Medis Universitas Nebraska kini menampung mayoritas penumpang, di mana satu orang ditempatkan di unit biokontainer dan lima belas lainnya menjalani karantina. Fasilitas ini dipilih karena memiliki standar keamanan biologis tertinggi untuk menangani kasus-kasus infeksi yang sangat berisiko.

Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]
Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]

Dua penumpang sisanya dilarikan ke unit biokontainer Universitas Emory di Atlanta guna menjaga ketersediaan ruang isolasi di Nebraska tetap terjaga. Pembagian lokasi ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam mengantisipasi skenario terburuk dari paparan virus ini.

Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa salah satu pasien di Omaha telah dinyatakan positif terjangkit virus sebelum menginjakkan kaki di Amerika. Meskipun dinyatakan positif, tim medis menyebut kondisi pasien tersebut stabil dan tidak menunjukkan gejala klinis yang mengkhawatirkan saat ini.

"Pasien di Nebraska dalam keadaan baik dan tidak menunjukkan gejala apa pun," lapor otoritas terkait mengenai kondisi terkini individu tersebut. Namun, status waspada tetap diberlakukan mengingat masa inkubasi virus yang cukup lama dan tidak terduga.

Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases atau NCID. [Istimewa]
Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases atau NCID. [Istimewa]

Secara global, terdapat sembilan orang yang telah dikonfirmasi positif terkait klaster kapal pesiar MV Hondius, dengan tiga di antaranya berakhir fatal. Data ini memicu kekhawatiran karena tingkat kematian yang cukup signifikan pada kasus-kasus awal yang terdeteksi.

Pihak Universitas Emory mengabarkan bahwa pasangan yang dirawat di Atlanta salah satunya mulai menunjukkan gejala-gejala infeksi hantavirus. Hingga kini, detail mengenai hasil tes laboratorium pasangan tersebut masih tertutup rapat untuk konsumsi publik oleh otoritas kesehatan Georgia.

Nancy Nydam, Direktur Komunikasi Departemen Kesehatan Masyarakat Georgia, menyatakan bahwa dia tidak dapat memberikan informasi mengenai apakah pasangan tersebut telah dinyatakan positif hantavirus. Kerahasiaan ini menambah ketegangan atas status kesehatan mereka yang sedang dalam pantauan intensif.

baca juga

Investigasi mendalam oleh WHO mengarah pada dugaan bahwa wabah ini bermula dari sepasang turis asal Belanda yang berada di kapal tersebut. Mereka diduga melakukan kontak fisik yang sangat dekat dengan satwa liar yang membawa virus tersebut sebelum memulai pelayaran.

Tragisnya, pasangan suami istri asal Belanda tersebut tidak mampu bertahan dan meninggal dunia akibat infeksi yang menyerang sistem tubuh mereka. Insiden ini menjadi titik awal penyebaran yang akhirnya meluas ke penumpang lain di atas kapal pesiar mewah itu.

Kini, perhatian utama pemerintah Amerika Serikat tertuju pada potensi munculnya kasus-kasus baru dari para mantan penumpang yang telah kembali ke rumah. Gejala infeksi hantavirus sendiri diketahui bisa muncul secara mendadak bahkan setelah enam minggu terpapar oleh sumber virus.

Meskipun pengawasan diperketat, para pakar medis berusaha menenangkan masyarakat dengan menyatakan bahwa risiko penularan secara luas ke publik umum tergolong rendah. Fokus utama saat ini adalah melacak dan mengisolasi individu yang memiliki riwayat kontak langsung di atas kapal.

Tidak seluruh penumpang MV Hondius yang kembali ke Amerika Serikat mendapatkan fasilitas karantina di pusat medis elit seperti Nebraska atau Emory. Sebagian dari mereka diizinkan menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing dengan pengawasan ketat dari departemen kesehatan setempat.

Terdapat setidaknya dua orang di Georgia dan tiga orang di California yang saat ini sedang menjalani masa karantina mandiri di rumah. Prosedur ini dilakukan untuk meminimalisir interaksi sosial selama periode kritis inkubasi virus berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:38 WIB

×