Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:01 WIB
Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Lucius Karus dari Formappi mengkritik ketidakadilan penilaian juri pada Final LCC Empat Pilar MPR di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).
  • Insiden tersebut mencerminkan kegagalan MPR dalam menerapkan nilai kejujuran yang menjadi inti materi sosialisasi Empat Pilar kebangsaan.
  • Formappi mendesak MPR memberhentikan juri yang terlibat serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap metode sosialisasi dan format kegiatan LCC.

Suara.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus, melontarkan kritik tajam terhadap insiden penilaian dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat yang viral baru-baru ini.

Ia menilai peristiwa tersebut bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan sebuah tragedi yang meruntuhkan marwah MPR sebagai lembaga penjaga nilai-nilai kebangsaan.

"Ini peristiwa memalukan bagi bangsa secara keseluruhan karena dalam peristiwa itu nilai-nilai utama kebangsaan yang menjadi pijakan utama sosialisasi 4 pilar benar-benar runtuh. Nilai kejujuran dan keadilan yang sangat prinsipil dan menjadi nilai yang diajarkan dalam Pancasila dan UUD sungguh-sungguh hilang," ujar Lucius Karus kepada Suara.com, Selasa (12/5/2026).

Lucius menyoroti ironi besar di mana MPR, yang fungsi utamanya terbatas pada sosialisasi Empat Pilar dan studi konstitusi, justru gagal mempraktikkan nilai-nilai tersebut.

Ia membandingkan beban kerja MPR yang tidak sepadat DPR atau DPD, sehingga seharusnya tidak ada ruang bagi kesalahan mendasar dalam isu-isu kebangsaan, apalagi dengan dukungan anggaran yang besar.

"Disitulah letak kesalahan mendasar dari juri LCC Kalbar itu. Dua dari tiga juri secara telanjang mempertontonkan kekonyolan tak menyadari kalau mereka sedang memanggungkan kegagalan mereka dalam fungsi pokok MPR," kritiknya.

Menurut Lucius, ketidakjujuran dan ketidakadilan yang dipertontonkan juri saat penilaian sangat bertentangan dengan spirit utama kerja MPR.

Hal ini ia yakini akan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap efektivitas sosialisasi Empat Pilar selama ini.

"Sosialisasi macam apa yang akan diberikan ketika orang dalam MPR sendiri justru tak menjiwai dan memahami apa yang mau disosialisasikan? Apa yang mau disosialisasikan MPR ke warga negara ketika warga di lingkup MPR sendiri ternyata tidak paham dengan nilai-nilai kebangsaan?" tegasnya.

baca juga

Sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan, Lucius mendesak MPR untuk memberikan respons cepat dan serius. Ia menuntut tindakan tegas bagi personil yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.

"Respons paling cepat dengan memberhentikan dua anggota juri LCC yang memalukan itu. Mereka dengan tanpa malu mempertontonkan rusaknya nilai-nilai kebangsaan di hadapan generasi muda yang merupakan calon pemimpin bangsa ke depan," kata Lucius.

Selain pemecatan juri, Formappi juga mendorong evaluasi jangka menengah terhadap format kegiatan LCC dan metode sosialisasi Empat Pilar secara keseluruhan.

Lucius mengkritik kegiatan tersebut yang selama ini dianggap hanya sebagai rutinitas formalitas demi menyerap anggaran, tanpa dampak yang terukur, bahkan sering kali menjadi ajang kampanye bagi anggota MPR.

"Viralnya kasus LCC Kalbar ini sekaligus jadi kesempatan bagi MPR untuk berikir serius tentang peran lembaga yang sudah sejak dilantik hampir tak pernah kedengaran," pungkasnya.

Sebelumnya, insiden tersebut terjadi pada babak final yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026), yang mempertemukan SMAN 1 Pontianak (Regu C), SMAN 1 Sambas (Regu B), dan SMAN 1 Sanggau.

Keriuhan muncul saat sesi rebutan ketika juri melontarkan pertanyaan mengenai lembaga yang memberikan pertimbangan kepada DPR dalam memilih anggota BPK.

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab dengan lengkap: “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.” Namun, juri justru memberikan nilai minus 5.

Ironisnya, saat pertanyaan dilempar kembali, Regu B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang identik dengan Regu C. Juri kemudian menyatakan jawaban tersebut benar dan memberikan nilai 10.

Meski Regu C sempat melayangkan protes dan meminta kesaksian audiens, juri tetap pada keputusannya dengan dalih Regu C tidak menyebutkan "pertimbangan DPD".

Walaupun kesalahan penilaian tersebut tidak mengubah status juara—karena SMAN 1 Sambas tetap unggul secara poin keseluruhan dan tetap mewakili Kalimantan Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Gaslighting? Ramai Dibahas gegara Ucapan MC Lomba Cerdas Cermat MPR

Apa Itu Gaslighting? Ramai Dibahas gegara Ucapan MC Lomba Cerdas Cermat MPR

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15 WIB

Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar

Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55 WIB

Apa Itu LCC 4 Pilar MPR RI? Ajang Cerdas Cermat Pelajar Nasional yang Tengah Viral

Apa Itu LCC 4 Pilar MPR RI? Ajang Cerdas Cermat Pelajar Nasional yang Tengah Viral

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×