Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Muhammad Yasir

Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
Penulis sekaligus TikToker Ahmad Bahar. [YouTube]
baca 10 detik
  • Penulis Ahmad Bahar secara resmi meminta maaf kepada Hercules dan GRIB Jaya terkait konten media sosial yang memicu kegaduhan.
  • Ahmad Bahar mengaku akunnya diretas pihak lain dan sepakat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan bersama organisasi GRIB Jaya.
  • Pihak GRIB Jaya menerima permintaan maaf tersebut serta membantah isu penyanderaan anak Ahmad Bahar melalui mediasi di Polres Depok.

Suara.com - Polemik antara penulis sekaligus TikToker Ahmad Bahar dengan organisasi GRIB Jaya akhirnya berujung damai.

Ahmad Bahar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal setelah video dan narasi soal dirinya ramai menjadi sorotan di media sosial.

Dalam klarifikasinya, pemilik akun TikTok @pecimiringg_ itu mengaku sebagian video yang beredar bukan dibuat olehnya.

Ia bahkan mengklaim telepon genggam miliknya dan anaknya sempat diretas hingga muncul sejumlah unggahan yang memicu kegaduhan.

"Termasuk ada video lain yang bukan saya yang membuat, tapi HP saya dan HP anak saya di-hack, bahasa lainnya dikloning, sehingga ada video-video tertentu yang itu bukan punya saya," ungkap Ahmad Bahar dikutip dari akun YouTube GRIB TV, Selasa (19/5/2026).

Ahmad Bahar mengaku selama ini aktif membuat konten komentar isu-isu yang sedang viral, termasuk soal polemik antara Amien Rais dan Hercules. Namun ia menduga ada kesalahpahaman hingga persoalan melebar di media sosial.

"Itu barangkali yang menjadi sumber utamanya yang memicu kesalahpahaman," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Ahmad Bahar juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Hercules beserta keluarga dan jajaran GRIB Jaya.

"Tapi apapun itu, sebagai manusia biasa, saya memohon maaf kepada pimpinan GRIB Jaya yaitu Pak Haji Hercules," ucapnya.

baca juga

Ia berharap persoalan tersebut bisa berakhir damai dan tidak lagi memicu konflik berkepanjangan.

"Intinya, moga-moga dengan saya menyampaikan permohonan maaf ini kita menjadi saudara, tidak ada masalah, tidak berkonflik," katanya.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya Wilson Colling. [YouTube]
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya Wilson Colling. [YouTube]

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya Wilson Colling mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Menurut Wilson, pertemuan damai itu merupakan tindak lanjut dari mediasi yang dilakukan di Polres Metro Depok pada malam sebelumnya.

"Ini merupakan rangkaian dari pertemuan semalam yang terjadi di Polres Depok, terjadi kesepakatan untuk melakukan musyawarah mufakat kekeluargaan," kata Wilson.

Wilson mengungkapkan tim hukum GRIB Jaya sebenarnya sempat mempertimbangkan langkah hukum. Namun Hercules memilih penyelesaian damai melalui permintaan maaf terbuka.

"Tapi kebijakan bijak dari Ketua Umum, dalam hal ini Hercules Rosario, Ketua Umum DPP GRIB Jaya, mengatakan bahwa jika lebih baik, alangkah eloknya udah melakukan permintaan maaf saja ketimbang kita harus berperkara," ujarnya.

Bantah Sandera Anak Ahmad Bahar

Ia juga membantah tudingan penyanderaan terhadap anak Ahmad Bahar yang sempat ramai di media sosial.

"Dan serta anaknya, perlu kami ingatkan bahwa semalam memang anaknya Pak Ahmad ada di kantor (DPP), tapi sesungguhnya itu hanya untuk melakukan klarifikasi dan kami Ketua Umum itu menunggu ayahnya," kata Wilson.

Wilson memastikan kedua pihak telah sepakat mengakhiri polemik tersebut dan meminta semua pihak tidak lagi memperkeruh suasana.

"Kami sama-sama sepakat untuk mengakhiri kegaduhan dan polemik ini secara kekeluargaan. Ke depan tidak ada masalah lagi," tuturnya.

Sebelumnya, rumah Ahmad Bahar sempat ramai diberitakan didatangi sejumlah anggota GRIB Jaya usai kontennya tentang Hercules viral di media sosial.

Narasi soal dugaan pengepungan hingga penyanderaan anak Ahmad Bahar sempat memicu perhatian publik.

Namun GRIB Jaya membantah tudingan tersebut dan menyebut kedatangan anggotanya hanya untuk melakukan klarifikasi secara persuasif.

Polisi juga menyatakan persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan di Polres Metro Depok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×