Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:50 WIB
Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir
Klaim Amerika Serikat, Donald Trump bahwa ia menunda serangan militer yang direncanakan terhadap Iran telah memperdalam ketidakpastian di Teheran. [The White House]
  • Presiden Donald Trump menunda serangan militer terhadap Iran, memicu ketidakpastian di Teheran mengenai rencana tindakan Amerika Serikat selanjutnya.
  • Pejabat Iran menyatakan kesiapan menghadapi agresi militer sambil tetap melanjutkan negosiasi diplomatik untuk menuntut pencabutan sanksi ekonomi.
  • Analis dan tokoh politik Iran berbeda pendapat mengenai motif AS, apakah merupakan taktik politik atau ancaman perang nyata.

Suara.com - Klaim Amerika Serikat, Donald Trump bahwa ia menunda serangan militer yang direncanakan terhadap Iran telah memperdalam ketidakpastian di Teheran.

Para pejabat dan analis disebut-sebut terpecah pendapatnya mengenai apakah Washington sedang menggertak, mengulur waktu, atau bersiap untuk serangan putaran berikutnya.

Trump mengatakan ia telah menunda serangan yang direncanakan untuk hari Selasa, sebelum memperingatkan bahwa Amerika Serikat tetap siap untuk menyerang Iran dengan keras.

"Amerika Serikat mengatakan telah menghentikan sementara serangan terhadap Iran untuk memberi kesempatan pada diplomasi, sementara secara bersamaan berbicara tentang kesiapan untuk serangan skala besar kapan saja," tulis Kazem Gharibabadi, wakil menteri luar negeri Iran untuk urusan hukum dan internasional, menulis di X melansir laman Iran International, Rabu (20/5/2026). 

"Ini berarti menyebut ancaman sebagai peluang untuk perdamaian," tambah dia.

Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]
Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]

Ia menambahkan bahwa Republik Islam siap untuk menghadapi "agresi militer apa pun" dan bahwa "penyerahan diri tidak ada artinya" bagi Iran.

Gharibabadi kemudian mengatakan kepada anggota parlemen bahwa proposal terbaru Iran kepada Washington mencakup tuntutan seperti pengakuan hak Iran untuk pengayaan uranium, pencabutan blokade angkatan laut AS, pembebasan aset Iran yang dibekukan, dan pengakhiran sanksi. Ia tidak memberikan rincian tentang tanggapan Washington.

Jurnalis reformis Ahmad Zeidabadi mempertanyakan kredibilitas Trump, menulis bahwa jika pernyataan presiden AS itu akurat, maka pihaknya harus sangat meragukan tingkat perhitungan rasional minimum yang dimilikinya."

“Apakah Trump tidak tahu bencana bersejarah apa yang akan ditimbulkan oleh dimulainya kembali perang di seluruh wilayah Teluk Persia?” tanya Zeidabadi. “Apakah dia berencana untuk memulai kembali perang tanpa berkonsultasi dengan para pemimpin sekutu?” tambahnya.

Sementara penasihat pemimpin tertinggi Iran dan mantan komandan Garda Revolusi (IRGC), Mohsen Rezaei, menuduh Trump menetapkan dan kemudian membatalkan tenggat waktu militer dalam upaya untuk memaksa Iran tunduk.

Dia memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan "memaksa Amerika untuk mundur dan menyerah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enaknya Jadi Keluarga Presiden: Dapat Kekebalan Audit Pajak, Demokrat Tuduh Ada Korupsi

Enaknya Jadi Keluarga Presiden: Dapat Kekebalan Audit Pajak, Demokrat Tuduh Ada Korupsi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:26 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Terkini

Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni

Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Sindir Bangsa 'Penjarah': Kaya karena Merampas, Tak Perlu Kita Kagumi!

Prabowo Sindir Bangsa 'Penjarah': Kaya karena Merampas, Tak Perlu Kita Kagumi!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:58 WIB

Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda

Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:54 WIB

Pengelolaan Ekonomi Indonesia Sudah Dirumuskan Pendiri Bangsa, Prabowo: Mereka Bukan Orang Lugu

Pengelolaan Ekonomi Indonesia Sudah Dirumuskan Pendiri Bangsa, Prabowo: Mereka Bukan Orang Lugu

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:34 WIB

Puan Buka Paripurna RAPBN 2027: Ratusan Kursi Kosong, Cuma 451 Anggota DPR yang Hadir

Puan Buka Paripurna RAPBN 2027: Ratusan Kursi Kosong, Cuma 451 Anggota DPR yang Hadir

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32 WIB

Prabowo: Nelayan Sulit Dapat Es Batu Apalagi Solar, Kami Buatkan SPBU Khusus Mereka

Prabowo: Nelayan Sulit Dapat Es Batu Apalagi Solar, Kami Buatkan SPBU Khusus Mereka

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:30 WIB

Enaknya Jadi Keluarga Presiden: Dapat Kekebalan Audit Pajak, Demokrat Tuduh Ada Korupsi

Enaknya Jadi Keluarga Presiden: Dapat Kekebalan Audit Pajak, Demokrat Tuduh Ada Korupsi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:26 WIB

Dihadiri Prabowo, Puan: Rapat Paripurna Hari Ini Sangat Spesial

Dihadiri Prabowo, Puan: Rapat Paripurna Hari Ini Sangat Spesial

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:22 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Jelang Tahun Ajaran Baru, Mensos Gus Ipul: Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat

Jelang Tahun Ajaran Baru, Mensos Gus Ipul: Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:14 WIB