Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

M Nurhadi

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB
Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Harga minyak WTI naik menjadi USD 103 per barel pada 19 Mei 2026 akibat ketegangan geopolitik Iran-AS.
  • Presiden Trump menunda serangan militer ke Iran yang memicu ketidakpastian pasar serta kekhawatiran konflik di Selat Hormuz.
  • Penurunan stok minyak mentah sebesar 9,1 juta barel memperkuat tren kenaikan harga minyak dalam jangka menengah panjang.

Suara.com - Pasar minyak mentah dunia bergerak sangat fluktuatif pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak bulan depan sempat anjlok ke kisaran USD 101 per barel pada awal sesi GMT setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan serangan militer ke Iran atas permintaan sekutu Teluk Persia.

Namun, pelemahan tersebut tidak berlangsung lama. Harga minyak langsung berbalik arah secara agresif hingga melesat di atas USD 103 per barel pada penutupan perdagangan New York.

Lonjakan ini mencatatkan keuntungan harian sebesar 1,30 persen sekaligus membentuk pola penolakan tren turun (bullish rejection) yang kuat pada grafik harian.

Pembalikan arah harga minyak dipicu oleh pernyataan terbaru Presiden Trump dalam serangkaian penampilan publiknya di sepanjang sesi Eropa. Trump menegaskan bahwa pembatalan serangan pada hari Senin bukanlah sebuah perubahan strategi, melainkan hanya penundaan taktis.

Trump menyatakan kepada media bahwa AS "belum akan meninggalkan Iran" dan "mungkin harus memberikan pukulan lain kepada Iran."

Ia menambahkan bahwa negara-negara Timur Tengah meminta waktu tambahan beberapa hari sebelum serangan diluncurkan, dengan tenggat waktu keputusan berikutnya dalam 2-3 hari ke depan.

Merespons hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa negaranya siap menghadapi agresi militer apa pun dan siap untuk menang atau menjadi martir. Retorika yang memanas ini mengonfirmasi bahwa ketegangan belum mereda.

Hingga saat ini, Selat Hormuz secara fungsional masih tertutup sejak fase operasi konflik mereda pada 5 Mei lalu. Lalu lintas kapal tanker di selat strategis tersebut merosot tajam, hanya menyisakan kurang dari 10 kapal per hari dibandingkan dengan kondisi normal sebelum konflik yang mencapai lebih dari 120 kapal per hari.

NATO Tetapkan Tenggat Waktu di Selat Hormuz

baca juga

Dikutip dari FSX, perkembangan geopolitik semakin kompleks setelah NATO mengindikasikan akan mempertimbangkan pengerahan pasukan jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali pada bulan Juli mendatang. Pengumuman ini mengubah struktur perdagangan minyak global dalam dua aspek:

  • Multilateralisasi Konflik: Ketegangan yang semula berpusat pada segitiga AS-Israel-Iran kini berpotensi melibatkan aliansi militer Barat yang lebih luas. Hal ini meningkatkan risiko kerugian bagi Teheran dan memperhitungkan batasan bagi Washington untuk bertindak sepihak.
  • Tenggat Waktu Pasokan: Meskipun rencana pembukaan paksa selat tersebut dapat menekan harga minyak (bearish), sisa waktu menuju bulan Juli dinilai masih cukup panjang. Kondisi ini membuat premi risiko perang (war premium) terus menumpuk di pasar.

Selain faktor geopolitik, reli harga minyak mendapat tambahan tenaga dari rilis data persediaan oleh American Petroleum Institute (API).

Data API menunjukkan penurunan stok minyak mentah sebesar 9,1 juta barel, jauh lebih besar dibandingkan dengan proyeksi konsensus pasar yang hanya memperkirakan penurunan sebesar 3,4 juta barel.

Penyusutan stok yang masif ini memperkuat peringatan dari Badan Energi Internasional (IEA) awal pekan ini bahwa inventaris minyak mentah dan produk sulingan global tengah berkurang dengan sangat cepat.

Saat ini, para produsen minyak dunia belum mampu sepenuhnya mengalihkan sekitar 10 hingga 12 juta barel minyak per hari yang terhambat akibat gangguan rantai pasok di Selat Hormuz.

Secara teknis pada grafik harian, harga WTI saat ini bertahan nyaman di level USD 103,35 hingga USD 103,42, berada jauh di atas Exponential Moving Average (EMA) 50-hari (kisaran USD 92,12) dan EMA 200-hari (kisaran USD 76,07). Jarak yang lebar di antara kedua indikator ini mengonfirmasi bahwa tren naik (uptrend) jangka menengah hingga panjang masih sangat solid.

Indikator Stochastic RSI yang berada di area paruh tengah (level 43) menunjukkan bahwa momentum kenaikan sempat mengalami konsolidasi sehat tanpa adanya indikasi pembalikan arah tren. Area batas atas berikutnya yang menjadi target terdekat berada di kisaran USD 108 (puncak April dan awal Mei), dengan target jangka panjang berada di atas USD 113 (puncak Maret).

Untuk sisa pekan ini, pergerakan pasar akan sangat bergantung pada rilis data persediaan resmi dari Energy Information Administration (EIA) serta realisasi dari tenggat waktu 2-3 hari yang disampaikan oleh Presiden Trump.

Jika opsi diplomasi muncul atau Selat Hormuz dibuka sebagian, harga minyak berpotensi menguji kembali area support di kisaran USD 90. Sebaliknya, jika kebuntuan berlanjut, harga minyak diproyeksikan akan terus bergerak naik menuju level USD 108 per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:42 WIB

Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026

Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:14 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Dilantik Jadi Wantimpres, Intip Gaji dan Fasilitas Mewah yang Dikantongi Rocky Gerung per Bulan

Dilantik Jadi Wantimpres, Intip Gaji dan Fasilitas Mewah yang Dikantongi Rocky Gerung per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Arti Kode Error Yamaha Aerox 155 dan Harga Sparepart Resminya

Arti Kode Error Yamaha Aerox 155 dan Harga Sparepart Resminya

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bukan Cuma Pemain Keturunan, Pelatih Thailand Sebut Ada Kekuatan Lain yang Bikin Indonesia Berbahaya

Bukan Cuma Pemain Keturunan, Pelatih Thailand Sebut Ada Kekuatan Lain yang Bikin Indonesia Berbahaya

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:00 WIB

3 Rekomendasi Raket Badminton Rp100 Ribuan: Handgrip Nyaman, Bonus Tas dan Kok

3 Rekomendasi Raket Badminton Rp100 Ribuan: Handgrip Nyaman, Bonus Tas dan Kok

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Tergiur Cepat Kaya? Hati-hati, OJK Ingatkan Mahasiswa Jangan Tertipu Investasi Palsu

Tergiur Cepat Kaya? Hati-hati, OJK Ingatkan Mahasiswa Jangan Tertipu Investasi Palsu

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Daftar 26 Anggota Wantimpres Era Presiden Prabowo Subianto Dan Tugasnya

Daftar 26 Anggota Wantimpres Era Presiden Prabowo Subianto Dan Tugasnya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Sinopsis The Doll Game, Dracin Fiksi Ilmiah Chen Du Ling dan Chen Jing Ke

Sinopsis The Doll Game, Dracin Fiksi Ilmiah Chen Du Ling dan Chen Jing Ke

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar

Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar

Jakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:47 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium Terbaik dan Termurah, Cuma Rp3 Jutaan!

4 Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium Terbaik dan Termurah, Cuma Rp3 Jutaan!

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:40 WIB

MYP Paket 1 Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan

MYP Paket 1 Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:36 WIB

×