- Presiden Prabowo Subianto rutin membaca dan menanggapi kritik keras dari politikus PDI Perjuangan setiap malam sebelum beristirahat.
- Prabowo mengakui bahwa kritik tersebut berfungsi sebagai pengingat dan bentuk pengawasan yang bermanfaat bagi jalannya pemerintahan negara.
- Presiden menghormati keputusan PDI Perjuangan yang memilih berada di luar pemerintahan demi menjaga mekanisme demokrasi check and balances.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melihat dan membaca tiap kritik yang disampaikan para politikus PDI Perjuangan. Prabowo merasa pilu sekaligus berterima kasih.
Ia mengaku kerap membaca kritik-kritik dari partai berlogo banteng tersebut pada malam hari sebelum tidur.
"Kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP ini kadang-kadang kritiknya keras banget itu," kata Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Meski terasa pilu, Prabowo memahami kritik yang diutarakan PDIP pasti memiliki dasar dan sekaligus sebagai pengingat.
"Tapi saya sadar lama-lama sebetulnya mungkin ada dasarnya, iya kan? Ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita," kata Prabowo.
"Saudara-saudara sekalian. Jadi saya, saya terima kasih, saya hormati pengorbanan kalian. Iya kan?," sambung Prabowo.
PDIP di Luar Pemerintahan
![Logo PDI Perjuangan [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/24/48518-pdi-perjuangan-pdip-logo-pdip-ilustrasi-pdip.jpg)
Prabowo menghormati dan menghargai keputusan PDIP untuk tetap berada di luar pemerintahan.
"Demokrasi kita perlu check and balances. Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah. Saya mengerti itu," kata Prabowo.
"Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita," kata Prabowo.
Prabowo mengutarakan keinginannya untuk bergotong royong. Ia berharap seluruh partai dapat masuk ke pemerintahan. Namun, ia menyadari pentingnya check and balances.
"Memang maunya saya itu gotong royong. Kalau semua partai di pemerintah, alangkah manisnya. Alangkah manisnya untuk saya," ujar Prabowo.
"Tapi mungkin tidak baik. Setiap pemimpin harus mau dikritik. Setiap eksekutif harus diawasi. Terima kasih atas pengawasan Saudara," kata Prabowo.