Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
Sinta Nuriyah Wahid, istri Gus Dur. (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi menjadikan keluarga Gus Dur dan Sinta Nuriyah sebagai teladan ideal rumah tangga tanpa ketimpangan gender.
  • Pernyataan tersebut disampaikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu 20 Mei 2026.
  • Pembagian peran domestik yang setara dan dukungan ekonomi keluarga oleh Sinta Nuriyah membuktikan pentingnya kesetaraan dalam lingkup rumah tangga.

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyebut keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Sinta Nuriyah Wahid sebagai contoh terbaik dalam praktik rumah tangga tanpa ketimpangan gender dan kekerasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Arifah dalam acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang digelar di Museum Kebangkitan Nasional STOVIA, Jakarta, yang juga dihadiri langsung oleh Sinta Nuriyah Wahid.

"Kalau kita belajar dari keluarga Bu Sinta, ini adalah keluarga yang bisa dijadikan model. Karena ketika Bu Sinta mengandung sampai melahirkan, pekerjaan dapur yang mengerjakan itu adalah Gus Dur. Jadi Bu Sinta ini sebagai ratu," kata Arifah di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurut Arifah, pembagian peran dalam keluarga Gus Dur menunjukkan tidak adanya sekat dalam urusan domestik. Hal ini membuktikan bahwa pemenuhan hak dan kesetaraan bisa diterapkan secara nyata di lingkup terkecil seperti rumah tangga.

"Tidak ada ketimpangan gender di keluarga Gus Dur apalagi kekerasan. Jadi ini bisa menjadi contoh bagi kita semua. Gus Dur seorang tokoh, tapi dia mau melakukan hal-hal yang sifatnya domestik," ujarnya.

Selain pembagian kerja domestik, Arifah juga menceritakan perjuangan Sinta Nuriyah dalam membantu menopang perekonomian keluarga pada masa lampau melalui usaha rumahan.

"Dan ibu dulu untuk memperkuat ekonomi keluarga, ibu goreng kacang, dibungkus untuk mengurangi beban ekonomi keluarga," tuturnya.

Melalui keteladanan pasangan tersebut, Arifah menekankan bahwa peran perempuan di dalam keluarga sangat besar dan mampu beradaptasi dalam menghadapi berbagai situasi ekonomi maupun sosial.

"Perempuan selalu bisa melakukan apa pun untuk keluarga," pungkas Arifah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:00 WIB

Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik

Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:27 WIB

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:12 WIB

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:51 WIB

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:28 WIB

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB