Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

Muhammad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada Senin (1/6/2026) (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri menunjukkan keakraban saat peringatan Hari Lahir Pancasila yang memicu spekulasi politik.
  • Hubungan personal dan sejarah politik sejak 2004 menjadi dasar potensi kerja sama strategis antara Gerindra dan PDIP.
  • Pengamat memprediksi kedua partai besar ini dapat berkoalisi dan mengusung pasangan calon bersama pada Pemilu 2029 mendatang.

Suara.com - Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Lahir Pancasila kembali memunculkan spekulasi politik.

Hubungan hangat kedua tokoh tersebut dinilai berpotensi memengaruhi peta kekuatan menuju Pemilu 2029.

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zuly Qodir, menilai kedekatan Prabowo dan Megawati bukan fenomena baru. Menurutnya, hubungan keduanya telah terjalin lama dan memiliki akar politik yang kuat.

"Prabowo akrab dengan Megawati sebetulnya sesuatu yang biasa karena memang Prabowo sama Megawati ini punya hubungan lama yang agak mesra sejak tahun 2004," kata Zuly kepada Suara.com, Selasa (2/6/2026).

Hubungan itu, kata Zuly, tidak hanya dibangun oleh kedekatan personal, tetapi juga oleh sejarah politik yang panjang. Prabowo dan Megawati pernah berada dalam satu tiket Pilpres 2009.

Di luar itu, keduanya juga berasal dari keluarga yang memiliki peran penting dalam perjalanan politik nasional.

Karena itulah, Zuly melihat komunikasi yang terus terjaga antara keduanya berpotensi berkembang menjadi kerja sama politik yang lebih besar.

"Jika dua orang ini memiliki hubungan dan kemudian menjaga hubungannya dengan baik, tentu bukan tidak mungkin dua-duanya bisa melakukan koalisi pada 2029," ungkapnya.

Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, saat mengahdiri acara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). [Suara.com/tangkapan layar]
Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, saat mengahdiri acara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). [Suara.com/tangkapan layar]

Menurut Zuly, peluang tersebut semakin menarik karena Gerindra dan PDIP merupakan dua partai dengan basis dukungan besar di tingkat nasional. Jika hubungan politik kedua partai terus menghangat, bukan tidak mungkin keduanya membangun poros bersama menjelang Pilpres 2029.

baca juga

Ia bahkan memperkirakan kemesraan politik yang terus terawat dapat berujung pada kesepakatan mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden secara bersama-sama.

"Tapi seandainya betul-betul terjadi nanti kemesraan ini sampai 2029, maka saya duga memang akan ada dinamika politik yang cukup kuat, yaitu Prabowo bersama Megawati bersama-sama mengusung calon capres dan cawapres," tuturnya.

Dalam skenario tersebut, Zuly menilai PDIP berpotensi menjadi mitra politik paling strategis bagi Gerindra. Kekuatan elektoral kedua partai dinilai dapat menjadi magnet yang mendorong partai-partai lain bergabung dalam koalisi yang sama.

Meski begitu, ia menegaskan seluruh kemungkinan tersebut masih sebatas prediksi politik.

Dinamika menjelang 2029 masih sangat panjang dan akan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk keputusan internal partai dan sikap politik Megawati sebagai pemegang kendali utama di PDIP.

"Ya kita akan lihat saja. Tetapi paling tidak, kalau semakin intensif, maka kemungkinan besar untuk saling mengusung dugaan saya ada. Cuma siapa orangnya, itu yang belum bisa dipastikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati

Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:44 WIB

Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa

Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa

News | Senin, 01 Juni 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×