Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

Bangun Santoso

Kamis, 04 Juni 2026 | 14:14 WIB
Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG
Foto sebagai ILUSTRASI: Siswa antre mengambil makanan secara prasmanan dalam uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]
baca 10 detik
  • Penelitian PKJS UI pada 4 Juni 2026 mengungkapkan mayoritas penerima Makan Bergizi Gratis berasal dari keluarga perokok.
  • Keluarga perokok cenderung memprioritaskan belanja rokok dibandingkan makanan bergizi sehingga kondisi kesehatan anak lebih buruk dan underweight.
  • Program Makan Bergizi Gratis belum terbukti signifikan menurunkan pengeluaran rokok maupun meningkatkan konsumsi pangan bergizi pada keluarga penerima.

Suara.com - Penelitian terbaru dari Pusat Kajian Jaminan Sosial (PKJS) Universitas Indonesia mengungkap mayoritas anak penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari rumah tangga perokok.

Temuan ini dinilai dapat menghambat pencapaian tujuan utama MBG dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak.

Ketua PKJS UI, Aryana Satrya, mengatakan tingginya konsumsi rokok dalam rumah tangga berpotensi mengurangi efektivitas program unggulan pemerintah tersebut.

"Kami perkirakan akan mencederai tujuan program MBG karena tujuan utamanya berisiko tidak tercapai optimal," kata Aryana dalam diseminasi hasil riset "Perilaku Merokok dalam Rumah Tangga Anak Penerima Program Makan Bergizi Gratis", Kamis (4/6/2026).

Menurut Aryana, rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan perokok, tetapi juga mengurangi kemampuan keluarga menyediakan makanan bergizi bagi anak.

"Konsumsi rokok pada keluarga itu dapat menurunkan kecukupan gizi dan kesehatan anak dan mengurangi kemampuan keluarga untuk membeli makanan bergizi," ujarnya.

Penelitian dilakukan terhadap 512 rumah tangga di Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Jakarta Timur, dan Kabupaten Tangerang. Wilayah tersebut dipilih karena mewakili daerah urban dan rural dengan prevalensi merokok yang relatif tinggi.

Peneliti PKJS UI, Santoso, mengungkapkan sekitar tujuh dari sepuluh rumah tangga penerima MBG memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang merokok.

"Mayoritas anak-anak yang menerima MBG itu berasal dari keluarga yang merokok. Tujuh dari 10 rumah tangga tersebut memiliki setidaknya satu perokok di dalam rumah tangganya," kata Santoso.

baca juga

Tak hanya itu, riset juga menemukan indikasi adanya anak yang sudah mulai merokok di lingkungan keluarga penerima MBG.

"Ada sebagian kecil, satu dari 10 itu ada anaknya yang ikut merokok," ujarnya.

Anak dari Keluarga Perokok Lebih Banyak Underweight

Penelitian juga menemukan kondisi gizi anak di keluarga perokok cenderung lebih buruk dibanding keluarga non-perokok.

Santoso menjelaskan anak-anak dari keluarga perokok lebih banyak ditemukan dalam kondisi berat badan kurang atau underweight.

"Ditemukan lebih banyak yang underweight itu di keluarga yang perokok dibandingkan dengan keluarga yang non-perokok," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB

Usai Copot Dadan dari Kepala BGN, Prabowo: Urusan Makan Paling Gampang Dikorupsi

Usai Copot Dadan dari Kepala BGN, Prabowo: Urusan Makan Paling Gampang Dikorupsi

Video | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:48 WIB

Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut

Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:24 WIB

Siapa Tony Robbins? Motivator Amerika Sahabat Prabowo yang Diajak Cicipi Menu MBG

Siapa Tony Robbins? Motivator Amerika Sahabat Prabowo yang Diajak Cicipi Menu MBG

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor

Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:58 WIB

Aset Sony Sonjaya Eks Wakil Kepala BGN, Hartanya Naik Rp12 Miliar dalam Setahun

Aset Sony Sonjaya Eks Wakil Kepala BGN, Hartanya Naik Rp12 Miliar dalam Setahun

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:47 WIB

Dadan Hindayana Lulusan Jurusan Apa? Mantan Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Dadan Hindayana Lulusan Jurusan Apa? Mantan Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×