Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:30 WIB
Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qadari. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • M. Qadari menyatakan pemerintah menyadari berbagai persoalan ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat, termasuk gejolak IHSG dan nilai tukar rupiah.
  • Ia menolak anggapan bahwa pemerintah tidak peka terhadap aspirasi publik atau bersikap tone deaf.
  • Menurutnya, kritik dan masukan dari masyarakat serta media akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kebijakan pemerintah.

Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qadari menegaskan pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kritik dan keluhan masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang belakangan menjadi sorotan publik.

Menurut Qadari, pemerintah justru menyadari adanya sejumlah persoalan yang perlu segera diantisipasi dan ditangani, mulai dari pelemahan pasar saham, gejolak nilai tukar rupiah, hingga kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional.

"Pemerintah menyadari adanya masalah dan hal-hal yang harus diantisipasi. Karena itulah kemudian kemarin ada Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia bersama Pak Dasco sudah bertemu dan merumuskan langkah-langkah yang akan diambil," kata Qadari saat peluncuran buku Presiden Solusi di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Qadari juga menolak anggapan bahwa pemerintah tidak mendengarkan aspirasi publik atau bahkan bersikap tone deaf.

Istilah tone deaf itu kerap digunakan di ruang publik untuk menggambarkan pemerintah atau pejabat yang dianggap tidak peka terhadap kondisi yang sedang dirasakan masyarakat.

"Yang penting adalah pemerintah itu jauh dari tone deaf, jauh dari tone deaf, melihat dan mendengarkan masalah-masalah yang ada," ujarnya.

Ia menilai berbagai masukan yang berkembang di masyarakat justru menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

Karena itu, Qadari memastikan Badan Komunikasi Pemerintah yang dipimpinnya akan berupaya menjadi saluran untuk menangkap berbagai kritik, aspirasi, dan keluhan yang berkembang di ruang publik.

"Apalagi sekarang Bakomnya namanya M. Qadari," ujarnya disambut tawa hadirin.

baca juga

Qadari kemudian menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara pemerintah, media, dan masyarakat.

"Kita insya Allah akan mendengarkan secara cermat apa-apa yang disampaikan oleh masyarakat, oleh media sebagai masukan dan kritikan untuk perbaikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out

Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:36 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:52 WIB

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×