Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 09 Juni 2026 | 14:58 WIB
Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, melakukan kunjungan kerja ke Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) pada Senin, 8 Juni 2026. (Dok: P2MI)

Suara.com - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, melakukan kunjungan kerja ke Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) pada Senin, 8 Juni 2026. Kunjungan ini dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sekaligus meresmikan Migrant Center yang berpusat di Auditorium BTP.

Langkah cepat ini diapresiasi langsung oleh Menteri Mukhtarudin. Ia memuji kesiapan BTP yang langsung tancap gas merealisasikan kerja sama begitu kesepakatan formal ditandatangani.

"Perkembangan ini cepat. Begitu kita MoU dan PKS, langsung meresmikan Migrant Center-nya. Tentu kita akan bangun ekosistem hulu pekerja migran yang skilled workers (tenaga kerja ahli). Dan di sinilah fokusnya di bidang hospitality," ujar Mukhtarudin setelah meninjau langsung fasilitas kampus.

Acara peresmian dan penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, akademisi, dan perwakilan negara tetangga di antaranya, H. Asman Abnur (Ketua Badan Pembina Yayasan VITKA), Sigit Suryantoro Widiyanto (Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Johor Bahru), Astika Mutiarazma (Ketua Yayasan VITKA).

Selain itu, hadir pula Alvidyan Virgaazman (Ketua Badan Pelaksana Operasional Yayasan VITKA), Siska Amelia Maldin, M.Pd (Direktur Batam Tourism Polytechnic), Dr. Eng Ansarullah Lawi (Wakil Rektor I ITEBA), Hasan, S.Sos (Kepala Dinas Pariwisata Prov. Kepulauan Riau).

Sinergi Operator dan Regulator

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi ideal antara pemerintah sebagai regulator dan lembaga pendidikan seperti BTP sebagai operator di sisi hulu.

Pemerintah saat ini terus mengoptimalkan instrumen yang ada, termasuk melalui jalinan MoU antara KP2MI dengan 12 Kementerian serta berbagai perguruan tinggi ternama (seperti UI dan Unhas).

Kementerian-kementerian tersebut rata-rata memiliki politeknik kedinasan di bidang pertambangan, pariwisata, kesehatan, perhubungan, hingga perikanan untuk awak kapal.

baca juga

"Pemerintah menciptakan iklim yang memfasilitasi sektor riil. Penempatan dilakukan melalui skema resmi yang disiapkan pemerintah, baik itu Government to Government (G-to-G) maupun skema prosedural lainnya," jelas Mukhtarudin.

Memanfaatkan Bonus Demografi dan Peluang Global

Di tengah fenomena aging population (penuaan populasi) yang dialami negara-negara maju di Eropa dan Jepang, Indonesia justru tengah menikmati bonus demografi. Peluang emas inilah yang ingin ditangkap secara serius oleh pemerintah melalui penyiapan tenaga kerja produktif dan kompeten.

Menteri P2MI juga menyoroti posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura. Menurutnya, potensi BTP tidak hanya berdampak pada hilirisasi SDM, tetapi juga memiliki efek domino yang besar bagi perekonomian lokal.

"Dampaknya bukan saja hilirisasi SDM, tapi konteksnya menggerakkan ekonomi dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, ekosistemnya bagus, mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan, dan memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi," beber Menteri Mukhtarudin.

Ia juga mengingatkan bahwa pekerja migran saat ini bukan lagi sekadar pejuang keluarga, melainkan pejuang devisa negara karena nilai remitansinya yang sangat besar.

Dorong BTP Jadi One Stop Service dengan P3MI

Melihat kualitas mahasiswa BTP yang beberapa di antaranya sudah magang internasional di berbagai hotel di Asia dan menyusul ke Australia, Menteri Mukhtarudin menyarankan agar BTP segera membentuk Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) sendiri.

"Saya sarankan segera bentuk dan siapkan P3MI-nya. Sehingga terjadi one stop service di BTP. Jadi orang berpikir kuliah di BTP aja, karena di sana jalurnya untuk bisa bekerja di luar negeri secara prosedural sudah disiapkan. Dalam negeri disiapin, luar negeri disiapin," pungkas Menteri Mukhtarudin.

Akreditasi Unggul BTP

Ketua Badan Pembina Yayasan VITKA, H. Asman Abnur, memberikan tanggapan positif sekaligus menyampaikan rasa optimisnya pasca-kunjungan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, di Batam Tourism Polytechnic (BTP).

Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ini menegaskan bahwa momentum kerja sama ini bertepatan dengan pencapaian krusial yang baru saja diraih oleh BTP di bidang akademis.

Yayasan Vitka adalah sebuah lembaga nirlaba di Batam yang bergerak di bidang pendidikan, yang membawahi kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) dan Institut Teknologi Batam (ITEBA).

Asman Abnur mengungkapkan bahwa Batam Tourism Polytechnic kini telah resmi meningkatkan status kedewasaan akademiknya. Dari yang sebelumnya berstatus "Baik Sekali", kini institusi pendidikan tinggi vokasi tersebut sukses meraih akreditasi tertinggi, yaitu Unggul.

"Pihak BTP sekarang sudah mendapatkan akreditasi dari Baik Sekali, sekarang menjadi Unggul. Dengan status Batam Tourism Polytechnic saat ini, mudah-mudahan kita bisa lebih percaya diri lagi untuk kompetitif di kancah internasional," ujar Asman Abnur dengan nada optimis.

Hapus Stigma Negatif Melalui Skill Kompeten

Lebih lanjut, Asman menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan penguasaan skill (keahlian khusus) adalah harga mati agar tenaga kerja Indonesia tidak lagi dipandang sebelah mata di luar negeri.

Fokus BTP di bidang hospitality (pariwisata dan perhotelan) berstandar internasional menjadi jawaban nyata untuk memutus mata rantai pengiriman tenaga kerja sektor informal yang minim perlindungan.

"Jadi ini penting, skill itu nomor satu. Biar tidak dikatakan orang bahwa orang Indonesia itu (di luar negeri) jadi pembantu terus. Kita harus buktikan bahwa lulusan kita adalah tenaga profesional yang dicari pasar global," tegasnya.

"Kehadiran Menteri P2MI Jadi Suntikan Energi Baru*

Merespons peresmian Migrant Center dan dorongan Menteri Mukhtarudin agar BTP segera membentuk Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Asman Abnur menyambutnya dengan tangan terbuka. Menurutnya, kehadiran negara melalui Kementerian P2MI langsung ke hulu (kampus) memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi civitas akademika.

"Dengan kehadiran Pak Mukhtarudin di kampus kami, ini akan menjadi energi yang sangat baik bagi kita semua di Yayasan VITKA dan BTP untuk terus bergerak maju, menyiapkan jalur formal dan prosedural bagi anak-anak bangsa yang ingin berkarier di dunia internasional," pungkas Asman Abnur. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Shio Paling Hoki pada 7 Juni 2026: Finansial Untung dan Karier Melejit!

5 Shio Paling Hoki pada 7 Juni 2026: Finansial Untung dan Karier Melejit!

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:45 WIB

Alexandra Askandar Sekarang Jadi Apa? Pendidikan dan Kariernya Inspiratif

Alexandra Askandar Sekarang Jadi Apa? Pendidikan dan Kariernya Inspiratif

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:12 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 Juni 2026: Saatnya Lepas dari Masa Sulit Karier dan Keuangan

4 Shio Paling Beruntung 5 Juni 2026: Saatnya Lepas dari Masa Sulit Karier dan Keuangan

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:40 WIB

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:15 WIB

Disindir Seskab Teddy Sebagai 'Wamenlu Hanya 3 Bulan', Ini Rekam Jejak Karir Dino Patti Djalal

Disindir Seskab Teddy Sebagai 'Wamenlu Hanya 3 Bulan', Ini Rekam Jejak Karir Dino Patti Djalal

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:13 WIB

Suami Adhisty Zara Kerja Apa? Ini Jejak Karier Tsaqib

Suami Adhisty Zara Kerja Apa? Ini Jejak Karier Tsaqib

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:36 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×