Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy

Bella

Selasa, 09 Juni 2026 | 17:14 WIB
Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy
Arsip - Presiden Prabowo Subianto usai merampungkan kunjungan ke Jepang dan Republik Korea. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Prof. Ikrar Nusa Bhakti mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menyertakan Duta Besar RI dalam sejumlah pertemuan resmi luar negeri.
  • Dalam kunjungan ke Jepang, posisi diplomatik dalam pertemuan justru diisi oleh lingkaran pribadi Presiden, yakni Teddy dan Didit.
  • Ketidakhadiran duta besar berisiko menghambat tindak lanjut strategis atas kesepakatan yang telah dicapai antara pemerintah Indonesia dan negara tujuan.

Suara.com - Analis politik sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Tunisia, Prof. Ikrar Nusa Bhakti, mengungkap fakta mengejutkan terkait gaya diplomasi Presiden Prabowo Subianto dalam sejumlah kunjungan luar negeri yang dilakukan belum lama ini.

Ikrar menyebut, dalam beberapa kesempatan, Duta Besar (Dubes) RI yang bertugas di negara setempat justru tidak diikutsertakan dalam pertemuan resmi dengan kepala negara atau pimpinan pemerintahan.

Informasi tersebut disampaikan Ikrar berdasarkan keterangan dari rekan-rekannya di kalangan diplomat. Salah satu contoh yang disorot adalah saat kunjungan Presiden ke Jepang.

"Duta besar kita di Tokyo, Ibu Kartini Sjahrir, itu juga tidak diikutsertakan dalam pertemuan-pertemuan dengan pimpinan di Jepang," ungkap Ikrar dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto, Selasa (9/6/2026).

Ia menyayangkan komposisi tim yang justru hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, posisi yang seharusnya diisi oleh pejabat diplomatik resmi negara malah ditempati oleh orang-orang dari lingkaran pribadi Presiden.

"Yang malah ikut di dalam pertemuan itu adalah Teddy Indra Wijaya sama anaknya Prabowo, si Didit itu ya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis. (Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis. (Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dubes Sebagai Kunci Tindak Lanjut Kerja Sama

Ikrar menekankan bahwa keberadaan seorang duta besar dalam pertemuan tingkat tinggi bukan sekadar formalitas protokoler. Dubes merupakan representasi resmi negara yang memiliki peran strategis dalam menindaklanjuti hasil pertemuan.

"Anda harus tahu ya yang namanya duta besar itu bukan cuma wakil negara, tapi dia adalah orang yang nanti mem-follow up hasil misalnya pertemuan yang terjadi antara presiden dengan presiden atau pun menteri dengan menteri," jelasnya.

Tanpa keterlibatan dubes dalam pembicaraan inti, Ikrar mengkhawatirkan akan muncul hambatan dalam menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dicapai antara kedua negara.

baca juga

Menurutnya, dubes merupakan penyambung lidah sekaligus pelaksana kebijakan di lapangan yang harus memahami substansi pembicaraan secara langsung.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru

Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:58 WIB

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Perintah Prabowo Bersihkan Program MBG dari Para Pemburu Rente Tanpa Pandang Bulu

Perintah Prabowo Bersihkan Program MBG dari Para Pemburu Rente Tanpa Pandang Bulu

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:13 WIB

Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah

Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:56 WIB

Nanik S Deyang Kuliah Jurusan Apa? Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN

Nanik S Deyang Kuliah Jurusan Apa? Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:20 WIB

Prabowo Minta Maaf Proses Dubes Negara Sahabat Molor, Wamenlu: Jadwal Presiden Padat

Prabowo Minta Maaf Proses Dubes Negara Sahabat Molor, Wamenlu: Jadwal Presiden Padat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:21 WIB

Istana Rilis Buku Presiden Solusi, Klaim Prabowo Punya 108 Jawaban untuk Indonesia

Istana Rilis Buku Presiden Solusi, Klaim Prabowo Punya 108 Jawaban untuk Indonesia

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:06 WIB

Prabowo Lantik Said Iqbal dan Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional

Prabowo Lantik Said Iqbal dan Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional

Foto | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:00 WIB

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi?

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi?

Liks | Senin, 08 Juni 2026 | 20:04 WIB

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×