Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
Cara Download Video Twitter lewat Telegram. (Pixabay/@PhotoMIX-Company)
baca 10 detik
  • Pemerintah India memblokir sementara aplikasi Telegram hingga 22 Juni demi memberantas mafia ujian kedokteran.

  • Kebijakan ini diambil setelah sindikat terorganisasi terbukti memanfaatkan Telegram untuk menipu peserta ujian.

  • Langkah drastis dilakukan menyusul pembatalan ujian NEET bulan lalu akibat kebocoran soal masif.

Suara.com - Pemerintah India mengambil langkah ekstrem dengan memutus sementara akses aplikasi Telegram di seluruh wilayahnya hingga 22 Juni mendatang. Kebijakan radikal ini bertujuan untuk melumpuhkan jaringan kriminal yang memanfaatkan platform tersebut untuk memanipulasi ujian masuk kedokteran.

Kementerian Pendidikan India menegaskan bahwa pemblokiran ini merupakan respons darurat demi melindungi integritas sistem pendidikan nasional.

Langkah tegas ini diambil setelah muncul indikasi kuat adanya manipulasi sistematis yang menargetkan para calon mahasiswa kedokteran.

Ilustrasi Telegram. [Unsplash/Christian Wiediger]
Ilustrasi Telegram. [Unsplash/Christian Wiediger]

Otoritas siber memanfaatkan klausul hukum teknologi informasi yang sangat ketat untuk membatasi ruang gerak aplikasi asal Rusia tersebut. Pembatasan ini dianggap sah demi melindungi stabilitas nasional dari ancaman kecurangan masif yang terorganisasi.

Langkah hukum ini terpaksa ditempuh demi menjamin bahwa kompetisi akademik antarcalon dokter berlangsung secara jujur tanpa intervensi mafia digital. Intervensi teknologi ini menjadi sinyal bahwa negara tidak akan menoleransi eksploitasi digital dalam sektor pendidikan tinggi.

Badan Pengujian Nasional dari Kementerian Pendidikan India mengungkapkan bahwa jaringan kriminal telah memanfaatkan fitur enkripsi Telegram secara terorganisasi. Kelompok ini mengeksploitasi kepanikan peserta dengan menawarkan kunci jawaban palsu maupun dokumen ilegal lainnya.

Ilustrasi Telegram. (Pixabay/@Vika_Glitter)
Ilustrasi Telegram. (Pixabay/@Vika_Glitter)

"Tindakan tersebut diambil sebagai respons atas penggunaan platform secara terorganisasi oleh komplotan curang untuk menipu kandidat yang muncul untuk pemeriksaan ulang NEET 2026 yang dijadwalkan pada 21 Juni 2026," ujar pihak Kementerian Pendidikan India, dikutip dari CNA, Selasa (16/6/2026).

Sampai saat ini, manajemen Telegram global masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait pemblokiran tersebut. Keheningan pihak aplikator memperpanjang ketegangan antara penyedia teknologi barat dengan regulasi ketat di Asia Selatan.

Upaya pembersihan ini dinilai sangat krusial agar pelaksanaan ujian susulan yang dijadwalkan ulang pada akhir pekan ini tidak kembali tercemar. Jutaan pelajar kini menggantungkan harapan mereka pada ketegasan sistem keamanan yang baru diterapkan ini.

baca juga

Pemerintah juga memperketat pengawasan lalu lintas data siber secara paralel selama masa penangguhan aplikasi berlangsung. Hal ini dilakukan guna mencegah sindikat tersebut memindahkan operasi ilegal mereka ke platform komunikasi alternatif.

Skandal ini bermula ketika pemerintah pusat terpaksa membatalkan hasil ujian nasional kedokteran tingkat sarjana yang dikenal sebagai NEET bulan lalu. Keputusan pahit itu diambil setelah tim investigasi menemukan bukti sahih bahwa naskah ujian telah bocor dan diperjualbelikan secara bebas.

Pembatalan massal tersebut sempat memicu gelombang protes besar dari para orang tua dan puluhan ribu siswa di berbagai wilayah India. Akibat kegagalan sistemik itu, otoritas pendidikan terpaksa menjadwalkan ulang ujian baru demi memulihkan keadilan akademik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947

Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:10 WIB

Sinopsis Main Vaapas Aaunga, Film India Terbaru Diljit Dosanjh dan Sharvari

Sinopsis Main Vaapas Aaunga, Film India Terbaru Diljit Dosanjh dan Sharvari

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 12:50 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:16 WIB

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 12:13 WIB

Pulihkan Kebutuhan BBM Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan SPBU di Makassar

Pulihkan Kebutuhan BBM Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan SPBU di Makassar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:12 WIB

Fakta Baru Sidang Little Aresha: Praktik Pengikatan Juga Terjadi pada Anak TK di Gedung Utara

Fakta Baru Sidang Little Aresha: Praktik Pengikatan Juga Terjadi pada Anak TK di Gedung Utara

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:09 WIB

8 Helm Motor Terbaik untuk Keselamatan, Standar SNI dan DOT

8 Helm Motor Terbaik untuk Keselamatan, Standar SNI dan DOT

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 12:08 WIB

×