- Dishub DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Semanggi pada 15 hingga 19 Juni 2026.
- Pengalihan arus dilakukan pukul 22.00 hingga 04.00 WIB guna mendukung perbaikan panel videotron di Jalan Sudirman.
- Pengendara diarahkan melewati jalur alternatif dan diminta mematuhi rambu serta petugas demi kelancaran selama pengerjaan.
Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman kawasan Semanggi selama lima hari berturut-turut, mulai 15 hingga 19 Juni 2026.
Rekayasa tersebut dilakukan dalam rangka mendukung perbaikan panel videotron yang berlokasi di sisi Barat Jalan Jenderal Sudirman, sebelum kolong Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Pengalihan lalu lintas hanya berlaku pada malam hingga dini hari, yakni pukul 22.00 sampai 04.00 WIB, sehingga tidak berdampak pada jam sibuk siang hari.
Jalur cepat Semanggi arah Harmoni menjadi titik utama yang terdampak, dengan pengalihan arus menuju jalur lambat sebagai solusi sementara.
Bagi pengendara dari arah Selatan (Bundaran Senayan) yang hendak menuju Cawang, Dishub menetapkan rute memutar yang cukup panjang.
Rute alternatif tersebut melewati Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda, Kupingan Ladokgi, Jalan Jenderal Gatot Subroto, hingga ke Cawang.
Sementara itu, pengendara yang ingin melanjutkan perjalanan melalui jalur lambat diarahkan melalui Jalan K.H. Mas Mansyur, putar balik di kolong flyover Karet, naik flyover Sudirman, lalu putar balik di Jalan Prof. Dr. Satrio depan Wihara Amurfa Bhumi, sebelum kembali ke Jalan Jenderal Sudirman dan belok kiri menuju Jalan Jenderal Gatot Subroto.
Bagi pengendara dari Bundaran Senayan menuju Harmoni, masih tersedia satu lajur di sisi Barat dan sisi Timur yang dapat digunakan secara bertahap sesuai tahapan pekerjaan.
Layanan angkutan umum Transjakarta disebutkan masih tetap beroperasi melintasi kawasan tersebut, meski dengan sistem buka tutup sementara secara situasional.
Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menyesuaikan rute dan mematuhi arahan petugas.
"Bagi masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi perbaikan, diimbau untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku, menyesuaikan rute perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan perjalanan semua pengguna jalan," tulis Dishub DKI Jakarta dalam unggahan resminya, Senin (15/6/2026).